15.7.10

Kelulusan, Harapan, Keluarga

Tulisan ini saya buat setelah melihat foto kelulusan (wisuda) dari salah seorang teman saya di Padang. Beliau telah berhasil menamatkan perkuliahannya dengan baik, dan telah di wisuda tanggal 26 Juni 2010 lalu. Beliau baru saja meng-upload foto-foto wisudanya bersama keluarga. Alangkah senangnya melihat pancaran kebahagiaan dari raut mukanya dan keluarga. Hal ini menggelitik saya untuk menulis dan menuangkan apa yang kini saya pikirkan.

Satu hal yang sangat mendasar saya lihat dalam kumpulan foto tersebut adalah bagaimana kebahagiaan orang tua beliau ketika hari kelulusan (wisuda) tersebut. Satu kebahagiaan tersendiri dimana seorang anak kebanggaan orang tua telah berhasil menamatkan bangku perkuliahan dengan baik dan dengan hasil yang memuaskan. Sungguh suatu hal yang luar biasa jika kita berhasil memberikan kebahagiaan tiada tara kepada kedua orang tua kita, ketika mereka bisa menyaksikan kita memakai toga, ketika kita maju ke podium dan menerima tanda kelulusan. Subhanallah,, jangankan mengetahui bagaimana BANGGAnya kedua orangtua kita, kita saja yang lulus akan merasa sangat bangga, bukan??

Moment kelulusan seorang anak adalah suatu hal yang dinanti-nantikan oleh orang tua kita. Mereka pasti akan sangat bangga dan bahagia saat menyaksikan kita telah berhasil mendapatkan gelar , S.E atau ,S.H dsb. Beliau akan senang disaat kita telah berhasil memiliki pekerjaan, apa itu menjadi intrepreneur atau entrepreneur, disaat kita telah berhasil dengan pekerjaan kita itu dan memiliki penghasilan sendiri. Subhanallah,, nggak kebayang sebahagia apa orang tua pada saat-saat demikian.

Jika memikirkan hal-hal semacam ini, pastilah kita akan termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi, dan membahagiakan kedua orangtua kita. Hahaha, tiba-tiba saya menjadi teringat akan nilai semester 2 yang baru saja keluar. *huft~*

Keputusan untuk melepas anak pertama mereka ke "negeri orang" ini pastilah bukan merupakan hal yang mudah bagi orang tua saya. Saya adalah putri pertama mereka, harapan mereka, contoh untuk adik-adik, seorang yang dipundaknya ada harapan untuk menjadi orang yang sukses yang dapat mengangkat nama keluarga dan bisa menjadi orang kebanggaan di keluarga. Kalo dipikir-pikir tugas saya berat juga ya? Terlahir dalam sebuah keluaga sederhana yang hangat. Kami belum punya dokter, kami belum punya arsitek, kami belum punya ilmuwan-ilmuwan handal. Maka dari itu, banyak harapan tertumpu pada kami, sang penerus.

Lagi-lagi masalah nilai, kewajiban, tanggung jawab, harga diri, dan kebahagiaan orangtua. Begitu banyak sebenarnya yang harus dipikirkan dan diintrospeksi, terutama tentang nilai semester ini *kaaaann,, keinget lagi, capek deeeeeh :(

Hemm,, baiklah kalo begitu sudah saya putuskan, karena sekarang tidak ada tuntutan kelas akselerasi lagi, seperti saat awal saya di kampus ini, jadi saya putuskan untuk memakai metode papa. "Biarlah nilainya naiknya gak langsung naik drastis. Ini udah permulaan yang bagus. Usahakan setiap semester naik. YANG PENTING GRAFIKNYA NAIK, JANGAN SAMPE TURUN" siip! InsyaALLAH, semester 3 harus lebih semangat lagi. Saya tahu kemampuan saya lebih dari apa yang saya capai sekarang. Saya terjebak dalam kemalasan dan pikiran yang acakadut. Tapi kini tidak lagi, tidak akan lagi.

Semester 3 menanti di depan mata. Saya harus bisa lulus tepat waktu dan dengan nilai yang baguuuus seperti teman saya yang lulus itu. Saya harus bisa menjadi anak pertama yang sukses, saya harus menjadi kebanggaan keluarga besar saya, dan saya harus bisa menjadi contoh yang baik untuk adik-adik saya. SEMANGAT!!! :)

4 comments:

  1. wew...hehehe abis baca tulisan lu gw jadi inget pas waktu deket2 mo di wisuda dulu,, yup bner bgt tuh rahayu, persaan gw wktu itu bangga, seneng, ploong coz dah melewati hari2 yg berat (TA, Sidang, Seminar) ... hufft :party
    tng aj rahayu hari itu pasti akan datang Insya Allah...i wish u luck :)

    rahayu anak pertama ya??
    klo ya, berarti sma dund kita :0 ,,
    bner bgt yg lu bilang kdang2 gw jga sering ngerasa beban yg gw pikul berat jga y...:c
    walaupun sebener y ortu kita nga membebankan segala sesuatu y ke kita., :0
    tapii yaa memang bgitulah resiko jadi anak pertama....hehehehe
    don't worry...keep posting ! :h

    ReplyDelete
  2. waaah terima kasih saudara Dev :)
    amiin,, I wish u luck too,, semangat!

    iya nih saya anak pertama juga, berhubung saya perempuan, hmm mungkin beban yang saya pikul tidaklah sebesar beban anak laki-laki pertama.
    apapun itu, tetaplah tanggung jawab ada di kita. so, tetap semangat! :)

    ooh, btw apa kamu punya blog juga? kalo boleh share juga dong,, makasii ;)

    ReplyDelete
  3. aq g punya blog rahayu...soal y suka bingung sendiri klo mo nulis sesuatu...defisit tema :D

    btw,, aku kan baca profile y rahayu...
    trnyata eh trnyata rahayu ibu2 dorama asia juga yaa...hehehe...sama

    aku pernah nonton film favourite y rahayu smua..cmn beberapa diantara y cmn skimming aj..
    ada satu dorama yg aku recomended bgt,, g tau yaa rahayu pernah nonton dorama ini apa nga yaa...
    "Proposal Daisakusen"...
    wah pokok y klo rahayu blm pernh ntn, rahayu coba tonton deh, klo bingung nyari dorama y, nanti aku bantu..:D

    sory nie jadi ngaler ngidul gni...:D :D
    ohh iya mo kasih saran ,, gmn selain rahayu menulis seputar kehidupan y rahayu..gmn klo buat satu lagi tema buat blog y rahayu..
    tema ttg dorama yg pernah rahayu tonton..kesan2 y

    keep Posting ;))

    ReplyDelete
  4. "trnyata eh trnyata rahayu ibu2 dorama asia juga yaa...hehehe...sama"
    waaah ibu2 juga ya mas :P

    oia, panggilnya ayu aja ya,, ga biasa dipanggil rahayu, berasa jawa banget hha
    yang dorama asia-nya ayu belom pernah denger, tapi tar deh tak cari :)

    sarannya bagus,, bisa juga tuh,, tar yaa tunggu postingan selanjutnya :D
    thanks udah komen,

    ReplyDelete