Hal yang paling bikin gue bahagia selama setengah tahun belakangan ini adalah TEMEN-TEMEN. Banyak hal baru, temen-temen baru yang gue dapatkan. Tak berbeda sebenernya dengan setengah tahun sebelum setengah tahun belakangan ini, cuma kali ini sensasinya beda!
Hal terbaik yang gue dapatkan selama setengah tahun belakangan ini adalah jam istirahat berlebih. Yah, ini tidak baik sebenarnya untuk kesehatan (karena segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik) tapi mau bagaimana itulah kenyataannya.
Banyak pengetahuan dan ilmu baru yang gue dapatkan dari para sahabat-sahabat gue. Banyak hal-hal menakjubkan lainnya. Ya, mungkin memang gue saat ini benar-benar menikmati masa-masa yang sempat missed pas beberapa tahun yang lalu, dimana kehidupan gue disibukkan dengan hal-hal yang gak penting (selain organisasi of course).
Kesenangan inilah yang agaknya mampu menyembuhkan gue sedikit demi sedikit dari hal yang dulu sempat susah gue ilangkan. Ditambah dengan sesuatu yang gue sebut THE GREATEST THING! Sesuatu itulah yang mampu membuat gue bertahan dan percaya sampe detik ini bahwa akan ada hasil yang manis dari semua perjalanan dan penantian panjang gue :)
Hingga pada akhirnya saat ini (dan mungkin dalam jangka waktu yang lama) akan tetap seperti ini. Hidup bebas dan menanti "HAL BESAR"
22.11.10
21.11.10
THE VERY BEST FRIEND
Hidup memang misteri. Banyak hal yang tak pernah kita tahu kapan itu akan datang, apakah sesuatu akan bertahan, atau harus kandas di jalanan, hilang lenyap seperti asap?
Siapa sangka akan begini jadinya? Dahulu seperti rasanya sudah hopeless dan membiarkan semuanya mengalir saja. Siapa sangka aku bisa bertemu dengannya? Siapa yang menyangka akan bisa sedekat ini bahkan benar-benar sayang hingga aku tak bisa menggambarkannya. Sesuatu yang dulu sempat kupertanyakan "akankah aku memilikinya?".
Jika membuka kembali lembar demi lembar buku itu, akan kau temukan segalanya perjalanan untuk mencarimu. Bahkan aku sampai marah kepada Tuhan (ya Tuhan, ampuni aku) karena aku tak pernah mendapatkannya. Tapi kini aku mengerti, mengapa Tuhan begitu. Supaya aku sabar, supaya aku menikmati jalan yang telah Dia rancang dengan indah hingga seperti saat ini.
Kini waktunya aku bersyukur atas karunia-Mu, Tuhan. Aku telah Engkau berikan orang yang tepat, sangat tepat dan aku sangat sayangi. Engkau memberikanku lebih dari apa yang aku harapkan. Walaupun tak seperti cara orang-orang lain mengekspresikan kasih sayangnya, kita yakin bahwa apa yang kita yakini ini adalah nyata dan itu benar. This is our way. Noone can do the same. I believe :)
Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang mulia.
Kini telah Engkau berikan apa yang dulu aku ragukan.
Kini telah Engkau titipkan sebuah mutiara untuk disimpan di hatiku.
Dan inilah harta berhargaku selamanya..
Siapa sangka akan begini jadinya? Dahulu seperti rasanya sudah hopeless dan membiarkan semuanya mengalir saja. Siapa sangka aku bisa bertemu dengannya? Siapa yang menyangka akan bisa sedekat ini bahkan benar-benar sayang hingga aku tak bisa menggambarkannya. Sesuatu yang dulu sempat kupertanyakan "akankah aku memilikinya?".
Jika membuka kembali lembar demi lembar buku itu, akan kau temukan segalanya perjalanan untuk mencarimu. Bahkan aku sampai marah kepada Tuhan (ya Tuhan, ampuni aku) karena aku tak pernah mendapatkannya. Tapi kini aku mengerti, mengapa Tuhan begitu. Supaya aku sabar, supaya aku menikmati jalan yang telah Dia rancang dengan indah hingga seperti saat ini.
Kini waktunya aku bersyukur atas karunia-Mu, Tuhan. Aku telah Engkau berikan orang yang tepat, sangat tepat dan aku sangat sayangi. Engkau memberikanku lebih dari apa yang aku harapkan. Walaupun tak seperti cara orang-orang lain mengekspresikan kasih sayangnya, kita yakin bahwa apa yang kita yakini ini adalah nyata dan itu benar. This is our way. Noone can do the same. I believe :)
Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang mulia.
Kini telah Engkau berikan apa yang dulu aku ragukan.
Kini telah Engkau titipkan sebuah mutiara untuk disimpan di hatiku.
Dan inilah harta berhargaku selamanya..
dahulu = teman
sekarang = pacar
selamanya = sahabat
for my Lovely friend : ALANIA ROSARI :)
16.11.10
Senior gue?? Hmmm (thinking)
First! Buat senior gue yang baca postingan ini diharapkan membaca postingan secara cermat dan seksama.
Second! Dilarang mengeluarkan komentar2 yang tidak baik, dengan kata lain hanya komen pujian yang diterima disini (he he he)
Universitas Bakrie adalah nama kampus, yang terpilih secara acak dari berjuta2 kampus di dunia ini, yang kini gue tempati untuk menuntut ilmu. Tidak seperti kampus lain, kampus yang baru yaaa 5tahun berdiri ini tidaklah sebesar U*, I**, atau universitas lainnya ditempat lain khususnya Indonesia.
Kalau dilihat sekilas, orang-orang bakal memandang "aneh" kampus ini karena tempatnya hemm di lingkungan MALL *pertanyaan: apakah PF itu bisa dikategorikan mall?* Tapi walaupun begitu, suasana didalamnya sungguhlah hangat (sehangat minyak telon). Haha,,
Salah satu hal yang bikin gue betah ada di dalam kampus ini adalah adanya senior. Oops! Bentar dolo, perlu beberapa penjelasan lebih lanjut untuk hal ini agak tidak terjadi salah interpretasi. Senior gue disini beda cuiy dari senior kebanyakan. Banyak gue liat dimana-mana ya senior itu bener-bener menjaga wibawanya, sol-sok kaya senior yang harus dihormati. Yaaa, biar kesannya keren. Padahal jadinya biasa-biasa aja. Tapi beda sama yang disini. Mungkin karena baru kali ini gue bener-bener masuk ke dunia "persenioritasan" apa gimana, segala pemikiran gue dulu tentang senior-senior itu ilang!
Gimana nggak, #cumadiUnivBakrie gue dapatkan senior-senior yang gileeenya ga ketulungan. Ada yang autis lah, ada yang kaya anak2 (sikap ataupun face), ada yang hiperaktif, ada yang kutu buku banget, ada yang suka galau, ada yang hobinya jail, ada yang aaah macem2 lah. Dan mereka bersatu. Itu yang gue salut. Kayanya ga ada jurang pemisah antarprodi disana, mungkin karena dulunya satu kampus isinya mereka semua doang kali ya? hhe :D peace..
Satu hal terlintas dalam otak gue. "Ah~ ga lama lagi mereka udah mau wisuda aja. Mereka sekarang udah tingkat akhir, satu setengah semester lagi mereka jalani, setelah itu ciao! Gue ditinggal!!!!" (cry) Entah kenapa kalo gue mengingat2 akan hal itu jadi sedih sendiri.
Karena mereka lah yang bikin gue nyaman ada di kampus.
Karena care mereka lah gue bisa ceria.
Karena mereka yang selalu happy dan bisa bikin ketawa gue jadi nyaman.
Dan di kesempatan kali ini, satu hal yang ingin gue bilang untuk senior-senior gue tersayang,,
Yaaaa,, lah kan jadi mellow kalo udah mikir kaya gini. Intinya begitulah. Senior gue di Universitas Bakrie ini tiada duanya. Nomor 1 terbaik sedunia!!! :D
*harus dipuji biar dikasi permen* hhe
inilah senior2 gue yang suka jail hhe *oops
untuk slide foto lebih lengkap,,
http://ceritajingga.tumblr.com/
Second! Dilarang mengeluarkan komentar2 yang tidak baik, dengan kata lain hanya komen pujian yang diterima disini (he he he)
Universitas Bakrie adalah nama kampus, yang terpilih secara acak dari berjuta2 kampus di dunia ini, yang kini gue tempati untuk menuntut ilmu. Tidak seperti kampus lain, kampus yang baru yaaa 5tahun berdiri ini tidaklah sebesar U*, I**, atau universitas lainnya ditempat lain khususnya Indonesia.
Kalau dilihat sekilas, orang-orang bakal memandang "aneh" kampus ini karena tempatnya hemm di lingkungan MALL *pertanyaan: apakah PF itu bisa dikategorikan mall?* Tapi walaupun begitu, suasana didalamnya sungguhlah hangat (sehangat minyak telon). Haha,,
Salah satu hal yang bikin gue betah ada di dalam kampus ini adalah adanya senior. Oops! Bentar dolo, perlu beberapa penjelasan lebih lanjut untuk hal ini agak tidak terjadi salah interpretasi. Senior gue disini beda cuiy dari senior kebanyakan. Banyak gue liat dimana-mana ya senior itu bener-bener menjaga wibawanya, sol-sok kaya senior yang harus dihormati. Yaaa, biar kesannya keren. Padahal jadinya biasa-biasa aja. Tapi beda sama yang disini. Mungkin karena baru kali ini gue bener-bener masuk ke dunia "persenioritasan" apa gimana, segala pemikiran gue dulu tentang senior-senior itu ilang!
Gimana nggak, #cumadiUnivBakrie gue dapatkan senior-senior yang gileeenya ga ketulungan. Ada yang autis lah, ada yang kaya anak2 (sikap ataupun face), ada yang hiperaktif, ada yang kutu buku banget, ada yang suka galau, ada yang hobinya jail, ada yang aaah macem2 lah. Dan mereka bersatu. Itu yang gue salut. Kayanya ga ada jurang pemisah antarprodi disana, mungkin karena dulunya satu kampus isinya mereka semua doang kali ya? hhe :D peace..
Satu hal terlintas dalam otak gue. "Ah~ ga lama lagi mereka udah mau wisuda aja. Mereka sekarang udah tingkat akhir, satu setengah semester lagi mereka jalani, setelah itu ciao! Gue ditinggal!!!!" (cry) Entah kenapa kalo gue mengingat2 akan hal itu jadi sedih sendiri.
Karena mereka lah yang bikin gue nyaman ada di kampus.
Karena care mereka lah gue bisa ceria.
Karena mereka yang selalu happy dan bisa bikin ketawa gue jadi nyaman.
Dan di kesempatan kali ini, satu hal yang ingin gue bilang untuk senior-senior gue tersayang,,
"Kalo udah tamat ntar, jangan lupain Ay yah,, junior paling lemot dan suka galau (katanya padahal nggak) ini. Sering2 main ke kampus dan keep contact. I love you all :* "
Yaaaa,, lah kan jadi mellow kalo udah mikir kaya gini. Intinya begitulah. Senior gue di Universitas Bakrie ini tiada duanya. Nomor 1 terbaik sedunia!!! :D
*harus dipuji biar dikasi permen* hhe
inilah senior2 gue yang suka jail hhe *oops
untuk slide foto lebih lengkap,,
http://ceritajingga.tumblr.com/
7.11.10
Amazing, Surprising, Woooow-ing!
Inilah ajaibnya sahabat :)
Udah lama ga chat, terus ga cerita-cerita lagi, sekalinya cerita malah heboh. Dan apa yang terjadi??
Luar biasa, diluar perkiraan dan sama sekali tidak dibuat-buat..
Kembar?
Hmm, ga tau deh apa karena kita udah lama bareng jadi nyambung (berasa kontak bathin) hha.
Kangen sahabat, kangen si Alan oh alaaaaaaaaaan,, *kiss hug mmuach
Udah lama ga chat, terus ga cerita-cerita lagi, sekalinya cerita malah heboh. Dan apa yang terjadi??
Luar biasa, diluar perkiraan dan sama sekali tidak dibuat-buat..
Kembar?
Hmm, ga tau deh apa karena kita udah lama bareng jadi nyambung (berasa kontak bathin) hha.
Kangen sahabat, kangen si Alan oh alaaaaaaaaaan,, *kiss hug mmuach
6.11.10
C.I.N.T.A
Pagi ini tangan gue gatel nih iseng mau nulis sesuatu yang sedang berkutat di otak gue. Pagi ini timeline twitter heboh sama temen-temen yang saling "ceng2in" satu sama lain. All I can say, seru!
Apanya yang seru? Ya seru aja liat mereka bercanda ketawa-ketawa seneng dan lain sebagainya. Akhir-akhir ini juga gue sering diceritain tentang mereka-mereka yang lagi jatuh cinta. ceileeeeh kayanya seneeng banget gitu mereka.
Beneraaan gue seneng banget.. Bukan karena gue lagi jatuh cinta (dan gue emang ga jatuh cinta) tapi gue seneng melihat mereka yang sedang dalam proses, atau sedang berusaha, atau telah mendapatkan apa yang mereka inginkan. :)
Tetaplah ceria teman2, warnai hari2 kalian dengan kebersamaan, kesatuan, dan kasih sayang satu sama lain :)
#HappySingleonNovember :)
Apanya yang seru? Ya seru aja liat mereka bercanda ketawa-ketawa seneng dan lain sebagainya. Akhir-akhir ini juga gue sering diceritain tentang mereka-mereka yang lagi jatuh cinta. ceileeeeh kayanya seneeng banget gitu mereka.
Beneraaan gue seneng banget.. Bukan karena gue lagi jatuh cinta (dan gue emang ga jatuh cinta) tapi gue seneng melihat mereka yang sedang dalam proses, atau sedang berusaha, atau telah mendapatkan apa yang mereka inginkan. :)
Tetaplah ceria teman2, warnai hari2 kalian dengan kebersamaan, kesatuan, dan kasih sayang satu sama lain :)
#HappySingleonNovember :)
27.10.10
Ga pernah update lagi
Hmm udah lama banget nih ga ngepost-in apa2, dan postingan terakhir yang kemaren juga isinya setengah galau hha maafkan aku pembaca yang budiman. Ga tau kenapa nih lagi males buat ngepost padahal bulan ini dan bulan lalu, BANYAAAAAAAAAAAAK banget pengalaman yang bisa gue share disini.
Semoga aja mood nulis gue kembali pada masa dimana sedang menggebu-gebunya.
Oiya berhubung mau UTS (Ujian Tengah Semester) nih, doain kita semua ya semoga ujiannya sukses :)
Dan juga untuk saudara2 ku yang ada di Mentawai, seputaran Gunung Merapi,, korban bencana Wasior, korban banjir dan semuanya semoga diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan..
BANGKIT INDONESIAKU!
#prayforindonesia
28.9.10
-random-
SUNGGUH TIADA YANG BERSALAH DAN PANTAS UNTUK DIPERSALAHKAN
HANYA WAKTU KURANG TEPAT
MENGAPA TERJADI KETIKA SEGALANYA TELAH TERSUSUN
MENGAPA TAK SEJAK DULU
HANYA WAKTU KURANG TEPAT
MENGAPA TERJADI KETIKA SEGALANYA TELAH TERSUSUN
MENGAPA TAK SEJAK DULU
27.9.10
Untuk Hal Tersirat
Entahlah, aku tak tahu dengan keadilan!
Inikah yang kau sebut adil?
Speechless..
Bahkan aku disini tak bisa berbuat apapun selain hanya melihat dari jauh
Dan untuk hal yang tersirat, sungguh tak bisa ku genggam
Apapun itu, aku hampir menyerah
Maafkan aku yang hanya bisa berkata dalam hati
Sungguh terasa sakit
Mengertilah
Dan aku tak bisa memihakkan hati ini untuk hal tersirat
Bahkan aku tak tahu mana yang putih dan mana yang hitam
Jika berkenan, berikan petunjuk aku harus bagaimana
Apa tetap berdiri di tengah dan melihat
Hanya melihat?
Untuk hal tersirat.. Semoga berbahagia..
Inikah yang kau sebut adil?
Speechless..
Bahkan aku disini tak bisa berbuat apapun selain hanya melihat dari jauh
Dan untuk hal yang tersirat, sungguh tak bisa ku genggam
Apapun itu, aku hampir menyerah
Maafkan aku yang hanya bisa berkata dalam hati
Sungguh terasa sakit
Mengertilah
Dan aku tak bisa memihakkan hati ini untuk hal tersirat
Bahkan aku tak tahu mana yang putih dan mana yang hitam
Jika berkenan, berikan petunjuk aku harus bagaimana
Apa tetap berdiri di tengah dan melihat
Hanya melihat?
Untuk hal tersirat.. Semoga berbahagia..
25.9.10
Hallo teman semua! :)
Udah lama nggak nge-update blog ini, kasihan juga nih blog kelamaan dikacangin, bisa2 ngambek.
Sekarang hari sabtu, buat anak sekolahan pada ga sekolah nih, buat orang kantoran juga saatnya bersantai, nah buat anak kuliahan hari ini adalah hari pengembangan diri. SETUJU!
*eits, pengembangan diri ini bukan berarti "menggemukkan badan", tapi mengembangkan serta membudidayakan bakat dan minat serta menyalurkannya pada tempat-tempat yang semestinya.
Postingan pagi ini akan sedikit menceritakan mengenai hmm kehidupan awal semester 3 deh, mumpung masih anget2nya di minggu pertama kuliah nih. Dan tulisan ini akan diposting dengan bahasa gahoel (hahaha).
Ga terasa udah 2,5 bulan aja liburan semester 2 nya berlangsung. Liburan paling panjang selama masa perkuliahan ini (agak didramatisir biar kesannya woow). Seiring dengan berjalannya waktu, senang-senang melepas segala penat, masalah, dan hal-hal berat lainnya alias refreshing, sedikit demi sedikit pelajaran-pelajaran yang lalu mulai terlupakan. Untuk anak2 ber IP >3,7 atau berdaya ingat tinggi pasti yang ilangnya cuma yaaah palingan 1-2% laaah, nah buat gue hampir setengahnya yang ilang. Sepertinya memori ini memang harus diganti!
Awal perkuliahan, liat mata kuliah, CUMA 18 sks, 5 mata kuliah siiiih TAPIIII tetep aja matakuliahnya berat-berat semua. Dan mulai lah saat itu sadar kalo semester ini berat, walopun 18 sks, harus bisa MELEJITKAN IP (lebih dari sekedar meningkatkan). Tralala~ Oke. 20 September 2010 awal perkuliahan semester 3 ini.
Program Komputerisasi Akuntansi (Accurate), Managerial Accounting, Intermediate Accounting, Business Statistic, Business Ethics. Itulah 5 mata kuliah gue semester ini. 3 dari 5-nya pake AsDos. Tandanya apa?? Itu mata kuliah rada berat. Weleeeh semangat!
Yep, senin-nya masuk. Pagi2 udah bangun dan tumben-tumbenan-nya bangun sangat pagi (saking semangatnya). Pas nyampe kampus, banyak ngeliat wajah-wajah tak dikenali nih. Gue-nya pun sibuk "maaf lahir bathin-an sama orang2, salam sana salam sini" sembari menuju kelas ruang 15. Ruangan baru nih (pikir gue), nyampe di atas, tadaaa! Ruang 15 bukanlah ruang baru sodara-sodara, karena ruang 12 diganti jadi deket admission belakang, jadi terjadi pergeseran nomor urut ruang kelas sehingga ruang 15 merupakan "mantan" ruang 14! (harapan belajar di kelas baru = GAGAL).
Berhubung ini pelajaran accurate merupakan pelajaran yang membutuhkan media komputer, maka daripadanya akhirnya kelas dipindahkan ke bawah. Ke Labor Komputer. Ini dia keajaiban dari Universitas Bakrie, dalam waktu 2 bulan aja bisa membelah Labor Komputer menjadi 2! *prok prok prok
Kelas yang menyenangkan, ya lumayan lah. Akhirnya selese. Keluar dan BLEG! Terjadi KERAMAIAN!!!
Inilah kampusku yang super mini, dimana semua populasi yang ada di dalamnya akan menjalani aktifitas sehari-hari di kampus bawah. Kampusku yang mpet-mpet-an ini sejak kehadiran (red: dijajah) mahasiswa baru menjadi sangat padat! Mau jalan, yang dulunya ploooong sekarang udah harus sedikit membungkuk (jalan ber-etika) atau harus "misi mas, misi dek". Tambah lagi pagi itu banyak yang bawa oleh2, jadi membuat jalanan macet! Soalnya kebiasaan anak UB = lesehan dimana aja. Hahha.
Yah itulah pokoknya, inti pembicaraan gue: KAMPUS MULAI RAME. BERTAMBAH PADET. BERTAMBAH ANEH.
Nggak ngerti deh ya, hawa-hawanya dikampus itu rada gimanaaa gitu kurang nyaman. Mungkin masih perlu adaptasi. Dan juga peraturan kampus sekarang mulai strict! Harus begini, harus begitu, ga boleh gini, ga boleh gitu balabala. Bahkan jam internetan sekarang udah dipatok menjadi 12jam perminggu perorang. Tapi ya ada bagusnya juga, koneksi internetnya RADA cepetan dan ga ada batasan mau buka apa aja (FYI, facebook dkk udah ga di blok lagi, ultrasurf mulai ga laku hhe horeee~)
Well walopun banyak duka-duka yang udah gue beberkan tadi di atas, honestly gue seneng kembali lagi ke kampus tercinta ini. Setengah kehidupan gue, gue habiskan di kampus ini. Gimana ga jadi cinta coba? :P
Semoga aja kampus gue tetep sehangat dulu, tetep seheboh dulu, dan yang paling penting tetep bersih lah,, soalnya semakin banyak orang yang masuk takutnya kampus ini berubah. JANGAN SAMPE.
Kayanya sekian dulu deh postingan ini. Ga tau nyambung ato nggak yang penting ada postingan tambahan bulan ini :)
TETAP CERIA MEMASUKI SEMESTER BARU, TETAP SEMANGAT, TETAP BERKARYA!!!
Udah lama nggak nge-update blog ini, kasihan juga nih blog kelamaan dikacangin, bisa2 ngambek.
Sekarang hari sabtu, buat anak sekolahan pada ga sekolah nih, buat orang kantoran juga saatnya bersantai, nah buat anak kuliahan hari ini adalah hari pengembangan diri. SETUJU!
*eits, pengembangan diri ini bukan berarti "menggemukkan badan", tapi mengembangkan serta membudidayakan bakat dan minat serta menyalurkannya pada tempat-tempat yang semestinya.
Postingan pagi ini akan sedikit menceritakan mengenai hmm kehidupan awal semester 3 deh, mumpung masih anget2nya di minggu pertama kuliah nih. Dan tulisan ini akan diposting dengan bahasa gahoel (hahaha).
Ga terasa udah 2,5 bulan aja liburan semester 2 nya berlangsung. Liburan paling panjang selama masa perkuliahan ini (agak didramatisir biar kesannya woow). Seiring dengan berjalannya waktu, senang-senang melepas segala penat, masalah, dan hal-hal berat lainnya alias refreshing, sedikit demi sedikit pelajaran-pelajaran yang lalu mulai terlupakan. Untuk anak2 ber IP >3,7 atau berdaya ingat tinggi pasti yang ilangnya cuma yaaah palingan 1-2% laaah, nah buat gue hampir setengahnya yang ilang. Sepertinya memori ini memang harus diganti!
Awal perkuliahan, liat mata kuliah, CUMA 18 sks, 5 mata kuliah siiiih TAPIIII tetep aja matakuliahnya berat-berat semua. Dan mulai lah saat itu sadar kalo semester ini berat, walopun 18 sks, harus bisa MELEJITKAN IP (lebih dari sekedar meningkatkan). Tralala~ Oke. 20 September 2010 awal perkuliahan semester 3 ini.
Program Komputerisasi Akuntansi (Accurate), Managerial Accounting, Intermediate Accounting, Business Statistic, Business Ethics. Itulah 5 mata kuliah gue semester ini. 3 dari 5-nya pake AsDos. Tandanya apa?? Itu mata kuliah rada berat. Weleeeh semangat!
Yep, senin-nya masuk. Pagi2 udah bangun dan tumben-tumbenan-nya bangun sangat pagi (saking semangatnya). Pas nyampe kampus, banyak ngeliat wajah-wajah tak dikenali nih. Gue-nya pun sibuk "maaf lahir bathin-an sama orang2, salam sana salam sini" sembari menuju kelas ruang 15. Ruangan baru nih (pikir gue), nyampe di atas, tadaaa! Ruang 15 bukanlah ruang baru sodara-sodara, karena ruang 12 diganti jadi deket admission belakang, jadi terjadi pergeseran nomor urut ruang kelas sehingga ruang 15 merupakan "mantan" ruang 14! (harapan belajar di kelas baru = GAGAL).
Berhubung ini pelajaran accurate merupakan pelajaran yang membutuhkan media komputer, maka daripadanya akhirnya kelas dipindahkan ke bawah. Ke Labor Komputer. Ini dia keajaiban dari Universitas Bakrie, dalam waktu 2 bulan aja bisa membelah Labor Komputer menjadi 2! *prok prok prok
Kelas yang menyenangkan, ya lumayan lah. Akhirnya selese. Keluar dan BLEG! Terjadi KERAMAIAN!!!
Inilah kampusku yang super mini, dimana semua populasi yang ada di dalamnya akan menjalani aktifitas sehari-hari di kampus bawah. Kampusku yang mpet-mpet-an ini sejak kehadiran (red: dijajah) mahasiswa baru menjadi sangat padat! Mau jalan, yang dulunya ploooong sekarang udah harus sedikit membungkuk (jalan ber-etika) atau harus "misi mas, misi dek". Tambah lagi pagi itu banyak yang bawa oleh2, jadi membuat jalanan macet! Soalnya kebiasaan anak UB = lesehan dimana aja. Hahha.
Yah itulah pokoknya, inti pembicaraan gue: KAMPUS MULAI RAME. BERTAMBAH PADET. BERTAMBAH ANEH.
Nggak ngerti deh ya, hawa-hawanya dikampus itu rada gimanaaa gitu kurang nyaman. Mungkin masih perlu adaptasi. Dan juga peraturan kampus sekarang mulai strict! Harus begini, harus begitu, ga boleh gini, ga boleh gitu balabala. Bahkan jam internetan sekarang udah dipatok menjadi 12jam perminggu perorang. Tapi ya ada bagusnya juga, koneksi internetnya RADA cepetan dan ga ada batasan mau buka apa aja (FYI, facebook dkk udah ga di blok lagi, ultrasurf mulai ga laku hhe horeee~)
Well walopun banyak duka-duka yang udah gue beberkan tadi di atas, honestly gue seneng kembali lagi ke kampus tercinta ini. Setengah kehidupan gue, gue habiskan di kampus ini. Gimana ga jadi cinta coba? :P
Semoga aja kampus gue tetep sehangat dulu, tetep seheboh dulu, dan yang paling penting tetep bersih lah,, soalnya semakin banyak orang yang masuk takutnya kampus ini berubah. JANGAN SAMPE.
Kayanya sekian dulu deh postingan ini. Ga tau nyambung ato nggak yang penting ada postingan tambahan bulan ini :)
TETAP CERIA MEMASUKI SEMESTER BARU, TETAP SEMANGAT, TETAP BERKARYA!!!
4.9.10
The Name I Loved
Both hands trembles as I remembered the cold love memories
Now it is getting weirder, I dont wish to reject you, but I just know that
No matter how close we are, I know that I cant love you anymore
I cant miss you; waiting for you makes me tired
I cant endure anymore and I cant realize this
The name I loved once in this life
Has becoming further and further away from me
I am writing your name on a paper and forever kept it in my heart
From that day I only realized that I will only loved you forever
Love that cant be together can also be known as Love
I cant handle the love memories and feelings alone
I cant start this, I can only miss you secretly in my heart
My heart only left your body fragrance that I missed and always loved
Kept remembering the first time I saw you walking towards me
And stolen an edge of my heart without noticing
Even though it is not long, but my love for you will never change
(repost dari note facebook-nya Alania Rosari :D)
Now it is getting weirder, I dont wish to reject you, but I just know that
No matter how close we are, I know that I cant love you anymore
I cant miss you; waiting for you makes me tired
I cant endure anymore and I cant realize this
The name I loved once in this life
Has becoming further and further away from me
I am writing your name on a paper and forever kept it in my heart
From that day I only realized that I will only loved you forever
Love that cant be together can also be known as Love
I cant handle the love memories and feelings alone
I cant start this, I can only miss you secretly in my heart
My heart only left your body fragrance that I missed and always loved
Kept remembering the first time I saw you walking towards me
And stolen an edge of my heart without noticing
Even though it is not long, but my love for you will never change
(repost dari note facebook-nya Alania Rosari :D)
2.9.10
Heboh Menuju Tengah Malem
Okeh, malem ini no idea lagi untuk kesekian malamnya, maka dari itu saya putuskan untuk menuliskan sepatah duapatah kata di blog tercinta ini.
Hemm ngomong-ngomong soal blog, akhir-akhir ini saya labil deh sampe gonta-ganti template untuk kesekian kali. Susah (baca: males) sebenernya ngubek-ngubek gugel buat nemuin template yang pas akhirnya menyerah dengan make template ini. Not bad lah yaa, setidaknya sesuai dengan diri saya haha #ngakak
Nothing special sih hari ini, masih berlanjut dengan program diet gagal saya, alias tidoooor tidoooor. Kemudian ngintip dapur bentar, niatnya mau masak tapi karena ga ngerti mau masak apaan juga balik lagi depan leptop. Wasting time banget kalo dipikir-pikir. Setengah bagian masa liburan saya sayangnya nggak produktif banget. Beda dengan setengahnya lagi yang seru dan sibuk!
Kayanya enakan di postingan kali ini saya bicara sedikit tentang menulis. Yah, belakangan ini saya banyak ngebaca tulisan-tulisan yang luar biasa, sarat makna, dan tak jarang bikin saya nangis. Sampe saya jadi semangat buat nulis dan coba menuliskan sesuatu di dua blog saya. Namanya juga beginner dalam dunia persilatan tulis menulis, tak jarang saya merasa nggak pede dengan hasil tulisan saya. Dan untuk menghibur diri, biasanya saya mengatakan "Kan tiap orang cara nulisnya beda-beda, be your self, Ay". Oke, sedikit banyaknya hal ini dapat menghibur saya lah (ga jadi nangis)..
Menulis bagi pemula yang mencoba-coba seperti saya bukanlah hal yang mudah. Dalam menulis, tak jarang tiba-tiba jadi ngerasa (calon) postingannya ga oke, akhirnya "select all-delete". Sering juga awalnya udah ada ide, tiba-tiba pas ngetik 2 kata, BLANK! Segalanya memang butuh pembiasaan. Bukankah salah satu pepatah mengatakan "bisa karena biasa" dan pepatah Minang juga bilang "lanca jalan dek ditampuah, lanca kaji dek diulang" (CMIIW). Nah jelas sudah, untuk menuju suatu yang lebih baik ga mudah, banyak godaan dan cobaan *ga nyambung tapi bener :D.
Saya akui, yang namanya menulis (yang baik dan dapat diterima banyak orang) itu tidaklah mudah. Untuk bisa menulis, perbanyak membaca. Yap! Baca. Kita bisa banyak belajar bagaimana milih-milih kata, gaya bahasa, dan yang pasti dengan banyak baca, kita jadi punya banyak referensi. Agaknya ini penting, terutama untuk menguatkan argumen (dan juga buat referensi bikin tugas-tugas kampus).
Sekarang mari kita beralih ngomongin buku. Pulang ke Padang tercinta ini saya bawa 4 buku. 2 novel, 2 buku transletan (ga tau istilahnya apaan untuk itu buku). Keempat buku itu adalah:
Deretan huruf-huruf itu bikin saya ngantuk. Hehe. Akhir-akhir ini saya mulai mengusahakan untuk "mencintai buku", memperbanyak referensi bacaan sekaligus nambah pengetahuan. Tapi banyak godaan (walopun selama puasa katanya syaiton dikurung) buat baca buku-buku ini. Walaubagaimanapun saya akan tetap berusaha teman-teman, doakan saya! #ala Takeshi Castle.
Terussss,, mau share apalagi ya?
Oke, BESOK BELI BAHAN KUE! Lebaran sebentaaar lagiii *sedih ninggalin Ramadhan, masi belom merasa menang*
Semoga terhibur. Saran dan kritik masih ditunggu :D
Arigatou Gozaimasu :D
Hemm ngomong-ngomong soal blog, akhir-akhir ini saya labil deh sampe gonta-ganti template untuk kesekian kali. Susah (baca: males) sebenernya ngubek-ngubek gugel buat nemuin template yang pas akhirnya menyerah dengan make template ini. Not bad lah yaa, setidaknya sesuai dengan diri saya haha #ngakak
Nothing special sih hari ini, masih berlanjut dengan program diet gagal saya, alias tidoooor tidoooor. Kemudian ngintip dapur bentar, niatnya mau masak tapi karena ga ngerti mau masak apaan juga balik lagi depan leptop. Wasting time banget kalo dipikir-pikir. Setengah bagian masa liburan saya sayangnya nggak produktif banget. Beda dengan setengahnya lagi yang seru dan sibuk!
Kayanya enakan di postingan kali ini saya bicara sedikit tentang menulis. Yah, belakangan ini saya banyak ngebaca tulisan-tulisan yang luar biasa, sarat makna, dan tak jarang bikin saya nangis. Sampe saya jadi semangat buat nulis dan coba menuliskan sesuatu di dua blog saya. Namanya juga beginner dalam dunia persilatan tulis menulis, tak jarang saya merasa nggak pede dengan hasil tulisan saya. Dan untuk menghibur diri, biasanya saya mengatakan "Kan tiap orang cara nulisnya beda-beda, be your self, Ay". Oke, sedikit banyaknya hal ini dapat menghibur saya lah (ga jadi nangis)..
Menulis bagi pemula yang mencoba-coba seperti saya bukanlah hal yang mudah. Dalam menulis, tak jarang tiba-tiba jadi ngerasa (calon) postingannya ga oke, akhirnya "select all-delete". Sering juga awalnya udah ada ide, tiba-tiba pas ngetik 2 kata, BLANK! Segalanya memang butuh pembiasaan. Bukankah salah satu pepatah mengatakan "bisa karena biasa" dan pepatah Minang juga bilang "lanca jalan dek ditampuah, lanca kaji dek diulang" (CMIIW). Nah jelas sudah, untuk menuju suatu yang lebih baik ga mudah, banyak godaan dan cobaan *ga nyambung tapi bener :D.
Saya akui, yang namanya menulis (yang baik dan dapat diterima banyak orang) itu tidaklah mudah. Untuk bisa menulis, perbanyak membaca. Yap! Baca. Kita bisa banyak belajar bagaimana milih-milih kata, gaya bahasa, dan yang pasti dengan banyak baca, kita jadi punya banyak referensi. Agaknya ini penting, terutama untuk menguatkan argumen (dan juga buat referensi bikin tugas-tugas kampus).
Sekarang mari kita beralih ngomongin buku. Pulang ke Padang tercinta ini saya bawa 4 buku. 2 novel, 2 buku transletan (ga tau istilahnya apaan untuk itu buku). Keempat buku itu adalah:
- Rahim (Fahd Djibran)
- Padang Bulan dan Cinta di dalam Gelas (Andrea Hirata)
- Double Your Brain Power (Jean Marie Stine)
- Rich Dad Poor Dad for Teens (Robert T. Kiyosaki)
Deretan huruf-huruf itu bikin saya ngantuk. Hehe. Akhir-akhir ini saya mulai mengusahakan untuk "mencintai buku", memperbanyak referensi bacaan sekaligus nambah pengetahuan. Tapi banyak godaan (walopun selama puasa katanya syaiton dikurung) buat baca buku-buku ini. Walaubagaimanapun saya akan tetap berusaha teman-teman, doakan saya! #ala Takeshi Castle.
Terussss,, mau share apalagi ya?
Oke, BESOK BELI BAHAN KUE! Lebaran sebentaaar lagiii *sedih ninggalin Ramadhan, masi belom merasa menang*
Semoga terhibur. Saran dan kritik masih ditunggu :D
Arigatou Gozaimasu :D
30.8.10
Sebuah Pelajaran
Tiba-tiba malem ini saya teringat akan blog yang sudah lumayan lama tidak diapa2kan, dan saya berniat untuk mengapa2kannya malam ini (haha). Sampai terpikirlah sebuah ide untuk menuliskan sesuatu yang sebenernya sudah ada di otak sejak lama. Oke, ga usah lama lama let's cekidot!
Jadi cerita bermula ketika saya melihat acara Pengibaran Bendera Pusaka Merah Putih alias upacara 17-an di Istana Negara lewat TV di rumah. Entah mengapa ketika 17-an, satu-satunya acara yang tidak ingin saya lewatkan adalah siaran upacara tersebut. Intinya sih ingin melihat "canggih"nya para Paskibraka Nasional itu dalam menjalankan tugas mulia mereka. Dari dulu sampai sekarang saya selalu IRI setiap melihat mereka berjalan dengan wibawa, penuh percaya diri, dan pastinya rasa bangga yang luar biasa membawakan (duplikat) bendera pusaka, mengibarkan dan (serta sorenya) menurunkan. Setiap tahun dengan gerakan yang sama, urutan yang sama, warna baju yang sama, hanya wajah-wajahnya saja yang berbeda, tapi saya tidak bosan. Hmm, saya jadi berpikir apa dengan sedikit kontribusi saya dalam mengganti channel TV untuk melihat upacara ini saya dapat dikatakan memiliki rasa nasionalisme? Haha mungkin baru 1/1000000000000 dari total nasionalisme yang ada.
Lanjut, hal lain yang menarik dalam acara ini adalah "Andhika Bhayangkari". Mengapa ini begitu menarik bagi saya? Alasan pribadi sebenarnya. Karena dulu saya pernah tergabung dalam grup band SD dan setiap pagi seninnya (setiap upacara bendera) hal yang satu ini pasti dimainkan. KOK?? Karena saya masuk SD dibawah yayasan tentara (lupa istilahnya). Pokoknya orang menyebutnya SD tentara (bukan SD-nya para tentara loh ya..)
Next, inilah salah satu sisi lain yang membuat saya begitu antusias nonton upacaranya. Sesi Paduan Suara. Dari dulu sampai sekarang selalu tertarik dengan seni suara, terlebih sejak kuliah ini saya masuk ke sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKMa) di kampus, yaitu Paduan Suara dan saya mulai mengerti keindahan "pecah-pecah" suara. Maklum dulu semasa SMP dan SMA, paduan suaranya masih "satu" suara. Oke curhatnya pending, lanjut! Nah disana yang tampil setiap tahunnya adalah Paduan Suara Gita Bahana Nusantara. Wooow~ Dari namanya saja sudah WOOW terlebih melihat penampilannya. Sampai-sampai kami (saya dan anggota paduan suara lainnya) memenuhi timeline twitter dengan tweet tweet mengenai paduan suara. GOOD JOB! *standing applause*
Gita Bahana Nusantara membawakan medley lagu daerah, kemudian lanjut lagu-lagu lainnya termasuk lagu Syukur dan lagu ciptaan SBY (aah~ maaf saya lupa judulnya, ingatan saya bermasalah belakangan ini). Nah mulailah disini perdebatan muncul. Perdebatan macam apa? Cekidot lagi..
Ada yang mencacinya karena karyanya itu, hmm maksud saya, "nya" itu adalah Bapak Presiden dan "karya" adalah lagu ciptaannya. Mereka mengatakan, "ngurus negara aja belom beres" lah, apa lah, ini lah, itu lah. Hmm inilah salah satu hal yang saya tidak setuju. Bukan karena saya adalah salah satu orang yang memilih beliau di pemilu dulu, bukaaaan. Tapi ini lebih ke alasan psikologis. Haha tau apa anak ekonomi dengan ilmu psikologi?
Bagi beberapa komentar cacian, saya memberikan pandangan tidak setuju. Menurut apa yang saya yakini benar sampai detik saya menulis blog ini, ya wajar-wajar saja jika beliau membuat lagu. Ada yang salah? Oh, masalah negara masih banyak. Ok, saran saya tampung. Oh, hanya mencari sensasi. Ok, saya tampung lagi. Oh, mentang-mentang jadi presiden, biar albumnya laku. Haha, saran anda masih saya tampung. Nah, mari dengarkan pendapat saya. Ada 2 pilihan untuk anda, terima (boleh dg tambahan kritikan dan saran) atau abaikan (sama sekali tidak setuju atau tidak peduli).
Seseorang memiliki cara yang berbeda untuk mengungkapkan apa yang mereka ingin sampaikan kepada orang lain. Setiap orang juga memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda dalam segala hal, dan tidak ada yang sama persis, walaupun dalam bidang yang sama. Nah, jika kini kita melihat pada diri kita sendiri. Ketika kita menghadapi keadaan stress dalam menghadapi masalah, apa yang akan kita lakukan? Yap! Mencari cara untuk refresh, menyegarkan otak, mencari hal-hal yang akan membuat kita sejenak melupakan masalah itu. Caranya banyak, bisa dengan mendaki gunung, menulis puisi, mendengarkan lagu, dan salah satunya ya itu, menulis lagu. Mari kita posisikan diri kita sebagai seorang presiden. Waaah, begitu banyak tuntutan masyarakat, beban 230juta manusia Indonesia di pundak seorang presiden. Mungkin hampir setiap detik adaaa ada saja keluhan masyarakat ini. Kapan beliau punya waktu itu refresh itu? Ya salah satunya ketika waktu senggang, dengan membuat lagu.
Beliau punya bakat, dan terbukti kan? Sudah berapa lagu-lagu karangan beliau yang dinyanyikan dan sampai membuat kita pendengarnya merinding?
Lagi-lagi ini hanyalah pemikiran mentah-mentah saya. Bukankah kita bisa berbangga memiliki presiden yang memiliki bakat yang luar biasa? (mengapa saya katakan luar biasa? karena saya saja belum tentu bisa membuat karya yang sebaik beliau). Jadi, dapat saya simpulkan bahwa setiap orang berhak untuk memiliki bakat dan kemampuan dibidang apa saja, dan bebas untuk menyalurkannya dalam bentuk apapun (asal tidak anarkis) dan mari kita menghargai karya-karya mereka dengan tetap berkarya. :)
Belajar bagaimana menghargai memang tidak semudah pengucapannya, bahkan sayapun masih belajar untuk itu dan sering juga gagal. Tapi apapun itu, setidaknya ini bisa dijadikan motivasi untuk saya dan untuk anda sekalian untuk tetap belajar dan belajar.
Jadi cerita bermula ketika saya melihat acara Pengibaran Bendera Pusaka Merah Putih alias upacara 17-an di Istana Negara lewat TV di rumah. Entah mengapa ketika 17-an, satu-satunya acara yang tidak ingin saya lewatkan adalah siaran upacara tersebut. Intinya sih ingin melihat "canggih"nya para Paskibraka Nasional itu dalam menjalankan tugas mulia mereka. Dari dulu sampai sekarang saya selalu IRI setiap melihat mereka berjalan dengan wibawa, penuh percaya diri, dan pastinya rasa bangga yang luar biasa membawakan (duplikat) bendera pusaka, mengibarkan dan (serta sorenya) menurunkan. Setiap tahun dengan gerakan yang sama, urutan yang sama, warna baju yang sama, hanya wajah-wajahnya saja yang berbeda, tapi saya tidak bosan. Hmm, saya jadi berpikir apa dengan sedikit kontribusi saya dalam mengganti channel TV untuk melihat upacara ini saya dapat dikatakan memiliki rasa nasionalisme? Haha mungkin baru 1/1000000000000 dari total nasionalisme yang ada.
Lanjut, hal lain yang menarik dalam acara ini adalah "Andhika Bhayangkari". Mengapa ini begitu menarik bagi saya? Alasan pribadi sebenarnya. Karena dulu saya pernah tergabung dalam grup band SD dan setiap pagi seninnya (setiap upacara bendera) hal yang satu ini pasti dimainkan. KOK?? Karena saya masuk SD dibawah yayasan tentara (lupa istilahnya). Pokoknya orang menyebutnya SD tentara (bukan SD-nya para tentara loh ya..)
Next, inilah salah satu sisi lain yang membuat saya begitu antusias nonton upacaranya. Sesi Paduan Suara. Dari dulu sampai sekarang selalu tertarik dengan seni suara, terlebih sejak kuliah ini saya masuk ke sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKMa) di kampus, yaitu Paduan Suara dan saya mulai mengerti keindahan "pecah-pecah" suara. Maklum dulu semasa SMP dan SMA, paduan suaranya masih "satu" suara. Oke curhatnya pending, lanjut! Nah disana yang tampil setiap tahunnya adalah Paduan Suara Gita Bahana Nusantara. Wooow~ Dari namanya saja sudah WOOW terlebih melihat penampilannya. Sampai-sampai kami (saya dan anggota paduan suara lainnya) memenuhi timeline twitter dengan tweet tweet mengenai paduan suara. GOOD JOB! *standing applause*
Gita Bahana Nusantara membawakan medley lagu daerah, kemudian lanjut lagu-lagu lainnya termasuk lagu Syukur dan lagu ciptaan SBY (aah~ maaf saya lupa judulnya, ingatan saya bermasalah belakangan ini). Nah mulailah disini perdebatan muncul. Perdebatan macam apa? Cekidot lagi..
Ada yang mencacinya karena karyanya itu, hmm maksud saya, "nya" itu adalah Bapak Presiden dan "karya" adalah lagu ciptaannya. Mereka mengatakan, "ngurus negara aja belom beres" lah, apa lah, ini lah, itu lah. Hmm inilah salah satu hal yang saya tidak setuju. Bukan karena saya adalah salah satu orang yang memilih beliau di pemilu dulu, bukaaaan. Tapi ini lebih ke alasan psikologis. Haha tau apa anak ekonomi dengan ilmu psikologi?
Bagi beberapa komentar cacian, saya memberikan pandangan tidak setuju. Menurut apa yang saya yakini benar sampai detik saya menulis blog ini, ya wajar-wajar saja jika beliau membuat lagu. Ada yang salah? Oh, masalah negara masih banyak. Ok, saran saya tampung. Oh, hanya mencari sensasi. Ok, saya tampung lagi. Oh, mentang-mentang jadi presiden, biar albumnya laku. Haha, saran anda masih saya tampung. Nah, mari dengarkan pendapat saya. Ada 2 pilihan untuk anda, terima (boleh dg tambahan kritikan dan saran) atau abaikan (sama sekali tidak setuju atau tidak peduli).
Seseorang memiliki cara yang berbeda untuk mengungkapkan apa yang mereka ingin sampaikan kepada orang lain. Setiap orang juga memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda dalam segala hal, dan tidak ada yang sama persis, walaupun dalam bidang yang sama. Nah, jika kini kita melihat pada diri kita sendiri. Ketika kita menghadapi keadaan stress dalam menghadapi masalah, apa yang akan kita lakukan? Yap! Mencari cara untuk refresh, menyegarkan otak, mencari hal-hal yang akan membuat kita sejenak melupakan masalah itu. Caranya banyak, bisa dengan mendaki gunung, menulis puisi, mendengarkan lagu, dan salah satunya ya itu, menulis lagu. Mari kita posisikan diri kita sebagai seorang presiden. Waaah, begitu banyak tuntutan masyarakat, beban 230juta manusia Indonesia di pundak seorang presiden. Mungkin hampir setiap detik adaaa ada saja keluhan masyarakat ini. Kapan beliau punya waktu itu refresh itu? Ya salah satunya ketika waktu senggang, dengan membuat lagu.
Beliau punya bakat, dan terbukti kan? Sudah berapa lagu-lagu karangan beliau yang dinyanyikan dan sampai membuat kita pendengarnya merinding?
Lagi-lagi ini hanyalah pemikiran mentah-mentah saya. Bukankah kita bisa berbangga memiliki presiden yang memiliki bakat yang luar biasa? (mengapa saya katakan luar biasa? karena saya saja belum tentu bisa membuat karya yang sebaik beliau). Jadi, dapat saya simpulkan bahwa setiap orang berhak untuk memiliki bakat dan kemampuan dibidang apa saja, dan bebas untuk menyalurkannya dalam bentuk apapun (asal tidak anarkis) dan mari kita menghargai karya-karya mereka dengan tetap berkarya. :)
Belajar bagaimana menghargai memang tidak semudah pengucapannya, bahkan sayapun masih belajar untuk itu dan sering juga gagal. Tapi apapun itu, setidaknya ini bisa dijadikan motivasi untuk saya dan untuk anda sekalian untuk tetap belajar dan belajar.
17.7.10
Ilmu, Ilmu, Ilmu
Hemm, apa yang akan saya lakukan dengan judul di atas?
Ya, sudah pasti akan membahasnya. ^_^
Pagi ini saya membaca beberapa artikel dari beberapa situs di dunia maya, melihat beberapa video yang luar biasa, dan mendengarkan beberapa lagu yang asik (penting ga siih?). Bukan itu intinya, ada baiknya langsung ke topik pembicaraan.
ILMU.
Menurut definisi singkat saya, ilmu ada segala sesuatu yang dapat menambah pengetahuan. Ada ilmu kedokteran, sudah pasti akan membahas tentang kedokteran dan dapat menambah pengetahuan siapa saja yang mempelajarinya. Ilmu akuntansi, ilmu konmputer, ilmu teknik, ilmu komunikasi, dsb. Ilmu itu amat luas jangkauannya dan siapapun bisa mendapatkannya kapan pun dan dimana pun mereka inginkan. Tidak hanya tertulis, segala sesuatunya di dunia ini dapat dijadikan ilmu. Misal saja, melihat semut yang "bersapaan" ketika berjalan, bisa menambah ilmu kita, ilmu persaudaraan. Semut aja bisa, mengapa kita manusia yang katanya dilebihkan akal fikiran oleh ALLAH tidak bisa lebih baik? :)
Sebenarnya kali ini yang ingin saya bahas adalah tentang "kecenderungan ilmu" yang banyak dipelajari oleh orang Barat sana. Mengapa saya katakan "kecenderungan ilmu"? Teman-teman jika pernah membaca artikel pengetahuan atau penemuan, misalnya tentang nyamuk, kera, semut, dan lainnya pasti sering menemukan nama orang-orang Barat bertengger disana. Ya ketua peneliti inilah, atau ahli bidang itulah, Bahkan jika sekilas kita lihat, hal yang mereka teliti itu adalah hal-hal yang keseharian kita abaikan keberadaannya dan tak pernah terpikirkan untuk diteliti sedemikian rupa.
Sempat terpikir oleh saya, mengapa orang Barat sana begitu antusias dengan hal-hal yang diluar dari kebiasaan orang-orang? Lebih memilih bidang-bidang yang tidak seperti kebanyakan dipilih oleh orang Indonesia. Ya, mohon maaf jika pengetahuan saya terbatas, tapi pernah kan membandingkan bidang apa yang lebih diminati oleh orang-orang Indonesia dan diminati oleh orang-orang Barat?
Begitu banyak penemuan-penemuan masa kini ditemukan oleh ahli-ahli dari negara Barat sana. Misalnya ketika melihat siaran National Discovery Channel, mereka dengan berani melakukan eksplorasi kemana-mana untuk menggali hal-hal baru. Menantang maut untuk meliput kejadian ledakan gunung api. Berkelana kemana-mana untuk menemukan species ular baru. Menyelam untuk mengetahui bagaimana kehidupan bawah laut. Bahkan di artikel yang baru-baru ini banyak dibicarakan, ada ahki-ahli yang meneliti "Lebih duluan mana, telur atau ayam?". Sungguh hal yang luar biasa. Padahal kita selama ini hanya menjadikannya sebagai lelucon, dan ternyata jauuuuh diluar sana, mereka dengan rasa penasarannya meneliti hal ini bahkan dengan menggunakan alat-alat super canggih. Subhanallah.
Kita tak bisa menghindari kenyataan bahwa kita amat bergantung pada negara Barat sana dalam segala. Coba saja bayangkan, jika semua orang di dunia ini tidak memiliki rasa ingin tahu seperti mereka, tidak cekatan seperti mereka, akan jadi apa dunia ini?
Sekali lagi, ILMU. ILMU. ILMU.
"Tuntutlah ilmu dari ayunan sampai liang lahat"
Akankah itu hanya sekedar kata-kata???
Ya, sudah pasti akan membahasnya. ^_^
Pagi ini saya membaca beberapa artikel dari beberapa situs di dunia maya, melihat beberapa video yang luar biasa, dan mendengarkan beberapa lagu yang asik (penting ga siih?). Bukan itu intinya, ada baiknya langsung ke topik pembicaraan.
ILMU.
Menurut definisi singkat saya, ilmu ada segala sesuatu yang dapat menambah pengetahuan. Ada ilmu kedokteran, sudah pasti akan membahas tentang kedokteran dan dapat menambah pengetahuan siapa saja yang mempelajarinya. Ilmu akuntansi, ilmu konmputer, ilmu teknik, ilmu komunikasi, dsb. Ilmu itu amat luas jangkauannya dan siapapun bisa mendapatkannya kapan pun dan dimana pun mereka inginkan. Tidak hanya tertulis, segala sesuatunya di dunia ini dapat dijadikan ilmu. Misal saja, melihat semut yang "bersapaan" ketika berjalan, bisa menambah ilmu kita, ilmu persaudaraan. Semut aja bisa, mengapa kita manusia yang katanya dilebihkan akal fikiran oleh ALLAH tidak bisa lebih baik? :)
Sebenarnya kali ini yang ingin saya bahas adalah tentang "kecenderungan ilmu" yang banyak dipelajari oleh orang Barat sana. Mengapa saya katakan "kecenderungan ilmu"? Teman-teman jika pernah membaca artikel pengetahuan atau penemuan, misalnya tentang nyamuk, kera, semut, dan lainnya pasti sering menemukan nama orang-orang Barat bertengger disana. Ya ketua peneliti inilah, atau ahli bidang itulah, Bahkan jika sekilas kita lihat, hal yang mereka teliti itu adalah hal-hal yang keseharian kita abaikan keberadaannya dan tak pernah terpikirkan untuk diteliti sedemikian rupa.
Sempat terpikir oleh saya, mengapa orang Barat sana begitu antusias dengan hal-hal yang diluar dari kebiasaan orang-orang? Lebih memilih bidang-bidang yang tidak seperti kebanyakan dipilih oleh orang Indonesia. Ya, mohon maaf jika pengetahuan saya terbatas, tapi pernah kan membandingkan bidang apa yang lebih diminati oleh orang-orang Indonesia dan diminati oleh orang-orang Barat?
Begitu banyak penemuan-penemuan masa kini ditemukan oleh ahli-ahli dari negara Barat sana. Misalnya ketika melihat siaran National Discovery Channel, mereka dengan berani melakukan eksplorasi kemana-mana untuk menggali hal-hal baru. Menantang maut untuk meliput kejadian ledakan gunung api. Berkelana kemana-mana untuk menemukan species ular baru. Menyelam untuk mengetahui bagaimana kehidupan bawah laut. Bahkan di artikel yang baru-baru ini banyak dibicarakan, ada ahki-ahli yang meneliti "Lebih duluan mana, telur atau ayam?". Sungguh hal yang luar biasa. Padahal kita selama ini hanya menjadikannya sebagai lelucon, dan ternyata jauuuuh diluar sana, mereka dengan rasa penasarannya meneliti hal ini bahkan dengan menggunakan alat-alat super canggih. Subhanallah.
Kita tak bisa menghindari kenyataan bahwa kita amat bergantung pada negara Barat sana dalam segala. Coba saja bayangkan, jika semua orang di dunia ini tidak memiliki rasa ingin tahu seperti mereka, tidak cekatan seperti mereka, akan jadi apa dunia ini?
Sekali lagi, ILMU. ILMU. ILMU.
"Tuntutlah ilmu dari ayunan sampai liang lahat"
Akankah itu hanya sekedar kata-kata???
15.7.10
Kelulusan, Harapan, Keluarga
Tulisan ini saya buat setelah melihat foto kelulusan (wisuda) dari salah seorang teman saya di Padang. Beliau telah berhasil menamatkan perkuliahannya dengan baik, dan telah di wisuda tanggal 26 Juni 2010 lalu. Beliau baru saja meng-upload foto-foto wisudanya bersama keluarga. Alangkah senangnya melihat pancaran kebahagiaan dari raut mukanya dan keluarga. Hal ini menggelitik saya untuk menulis dan menuangkan apa yang kini saya pikirkan.
Satu hal yang sangat mendasar saya lihat dalam kumpulan foto tersebut adalah bagaimana kebahagiaan orang tua beliau ketika hari kelulusan (wisuda) tersebut. Satu kebahagiaan tersendiri dimana seorang anak kebanggaan orang tua telah berhasil menamatkan bangku perkuliahan dengan baik dan dengan hasil yang memuaskan. Sungguh suatu hal yang luar biasa jika kita berhasil memberikan kebahagiaan tiada tara kepada kedua orang tua kita, ketika mereka bisa menyaksikan kita memakai toga, ketika kita maju ke podium dan menerima tanda kelulusan. Subhanallah,, jangankan mengetahui bagaimana BANGGAnya kedua orangtua kita, kita saja yang lulus akan merasa sangat bangga, bukan??
Moment kelulusan seorang anak adalah suatu hal yang dinanti-nantikan oleh orang tua kita. Mereka pasti akan sangat bangga dan bahagia saat menyaksikan kita telah berhasil mendapatkan gelar , S.E atau ,S.H dsb. Beliau akan senang disaat kita telah berhasil memiliki pekerjaan, apa itu menjadi intrepreneur atau entrepreneur, disaat kita telah berhasil dengan pekerjaan kita itu dan memiliki penghasilan sendiri. Subhanallah,, nggak kebayang sebahagia apa orang tua pada saat-saat demikian.
Jika memikirkan hal-hal semacam ini, pastilah kita akan termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi, dan membahagiakan kedua orangtua kita. Hahaha, tiba-tiba saya menjadi teringat akan nilai semester 2 yang baru saja keluar. *huft~*
Keputusan untuk melepas anak pertama mereka ke "negeri orang" ini pastilah bukan merupakan hal yang mudah bagi orang tua saya. Saya adalah putri pertama mereka, harapan mereka, contoh untuk adik-adik, seorang yang dipundaknya ada harapan untuk menjadi orang yang sukses yang dapat mengangkat nama keluarga dan bisa menjadi orang kebanggaan di keluarga. Kalo dipikir-pikir tugas saya berat juga ya? Terlahir dalam sebuah keluaga sederhana yang hangat. Kami belum punya dokter, kami belum punya arsitek, kami belum punya ilmuwan-ilmuwan handal. Maka dari itu, banyak harapan tertumpu pada kami, sang penerus.
Lagi-lagi masalah nilai, kewajiban, tanggung jawab, harga diri, dan kebahagiaan orangtua. Begitu banyak sebenarnya yang harus dipikirkan dan diintrospeksi, terutama tentang nilai semester ini *kaaaann,, keinget lagi, capek deeeeeh :(
Hemm,, baiklah kalo begitu sudah saya putuskan, karena sekarang tidak ada tuntutan kelas akselerasi lagi, seperti saat awal saya di kampus ini, jadi saya putuskan untuk memakai metode papa. "Biarlah nilainya naiknya gak langsung naik drastis. Ini udah permulaan yang bagus. Usahakan setiap semester naik. YANG PENTING GRAFIKNYA NAIK, JANGAN SAMPE TURUN" siip! InsyaALLAH, semester 3 harus lebih semangat lagi. Saya tahu kemampuan saya lebih dari apa yang saya capai sekarang. Saya terjebak dalam kemalasan dan pikiran yang acakadut. Tapi kini tidak lagi, tidak akan lagi.
Semester 3 menanti di depan mata. Saya harus bisa lulus tepat waktu dan dengan nilai yang baguuuus seperti teman saya yang lulus itu. Saya harus bisa menjadi anak pertama yang sukses, saya harus menjadi kebanggaan keluarga besar saya, dan saya harus bisa menjadi contoh yang baik untuk adik-adik saya. SEMANGAT!!! :)
Satu hal yang sangat mendasar saya lihat dalam kumpulan foto tersebut adalah bagaimana kebahagiaan orang tua beliau ketika hari kelulusan (wisuda) tersebut. Satu kebahagiaan tersendiri dimana seorang anak kebanggaan orang tua telah berhasil menamatkan bangku perkuliahan dengan baik dan dengan hasil yang memuaskan. Sungguh suatu hal yang luar biasa jika kita berhasil memberikan kebahagiaan tiada tara kepada kedua orang tua kita, ketika mereka bisa menyaksikan kita memakai toga, ketika kita maju ke podium dan menerima tanda kelulusan. Subhanallah,, jangankan mengetahui bagaimana BANGGAnya kedua orangtua kita, kita saja yang lulus akan merasa sangat bangga, bukan??
Moment kelulusan seorang anak adalah suatu hal yang dinanti-nantikan oleh orang tua kita. Mereka pasti akan sangat bangga dan bahagia saat menyaksikan kita telah berhasil mendapatkan gelar , S.E atau ,S.H dsb. Beliau akan senang disaat kita telah berhasil memiliki pekerjaan, apa itu menjadi intrepreneur atau entrepreneur, disaat kita telah berhasil dengan pekerjaan kita itu dan memiliki penghasilan sendiri. Subhanallah,, nggak kebayang sebahagia apa orang tua pada saat-saat demikian.
Jika memikirkan hal-hal semacam ini, pastilah kita akan termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi, dan membahagiakan kedua orangtua kita. Hahaha, tiba-tiba saya menjadi teringat akan nilai semester 2 yang baru saja keluar. *huft~*
Keputusan untuk melepas anak pertama mereka ke "negeri orang" ini pastilah bukan merupakan hal yang mudah bagi orang tua saya. Saya adalah putri pertama mereka, harapan mereka, contoh untuk adik-adik, seorang yang dipundaknya ada harapan untuk menjadi orang yang sukses yang dapat mengangkat nama keluarga dan bisa menjadi orang kebanggaan di keluarga. Kalo dipikir-pikir tugas saya berat juga ya? Terlahir dalam sebuah keluaga sederhana yang hangat. Kami belum punya dokter, kami belum punya arsitek, kami belum punya ilmuwan-ilmuwan handal. Maka dari itu, banyak harapan tertumpu pada kami, sang penerus.
Lagi-lagi masalah nilai, kewajiban, tanggung jawab, harga diri, dan kebahagiaan orangtua. Begitu banyak sebenarnya yang harus dipikirkan dan diintrospeksi, terutama tentang nilai semester ini *kaaaann,, keinget lagi, capek deeeeeh :(
Hemm,, baiklah kalo begitu sudah saya putuskan, karena sekarang tidak ada tuntutan kelas akselerasi lagi, seperti saat awal saya di kampus ini, jadi saya putuskan untuk memakai metode papa. "Biarlah nilainya naiknya gak langsung naik drastis. Ini udah permulaan yang bagus. Usahakan setiap semester naik. YANG PENTING GRAFIKNYA NAIK, JANGAN SAMPE TURUN" siip! InsyaALLAH, semester 3 harus lebih semangat lagi. Saya tahu kemampuan saya lebih dari apa yang saya capai sekarang. Saya terjebak dalam kemalasan dan pikiran yang acakadut. Tapi kini tidak lagi, tidak akan lagi.
Semester 3 menanti di depan mata. Saya harus bisa lulus tepat waktu dan dengan nilai yang baguuuus seperti teman saya yang lulus itu. Saya harus bisa menjadi anak pertama yang sukses, saya harus menjadi kebanggaan keluarga besar saya, dan saya harus bisa menjadi contoh yang baik untuk adik-adik saya. SEMANGAT!!! :)
13.7.10
Dia, Muslimah!
Banyak hal yang terpikirkan ketika saya bertemu dengan satu lagi sosok yang saya kagumi. Bisa jadi beliau adalah orang kedua (setelah yang pertama di post sebelumnya) tetapi dua perempuan luar biasa ini memiliki sisi-sisi yang berbeda untuk dikagumi.
Mengapa harus beliau? Apa kelebihannya sampai saya mengaguminya?
Yap! Nice question.
Mungkin memang perkenalan saya dengannya bisa terbilang baru. Saya mengenalnya selama masa perkuliahan di kampus ini. Perkenalan itupun bisa dibilang belumlah mencapai waktu satu tahun. Tapi saya berani menyatakan diri menjadi FANS-nya.
Tutur katanya yang santun, cara berbicara, cara berpakaian, kedewasaan, kebijaksanaan, rasa kasih sayang, perhatian. Oh My! Mungkin jika ada pengkategorian muslimah sejati, beliau adalah orang pertama yang saya rekomendasikan. Sebenarnya jika dilihat lebih dalam dan lebih teliti, masih banyak yang bisa dibilang lebih dari beliau, termasuk beberapa orang teman-teman saya di seberang pulau sana. Tapi beliau adalah sosok yang berbeda. Benar-benar berbeda! Saya jamin!
Sempat suatu kali saya mendengar sedikit pembiacaraan beliau dengan temannya (bukan nguping loh yaaaa), tutur katanya hanya sederhana. Dia memberikan penghiburan kepada sang sahabat dengan kata-kata yang bijaksana dan saya tahu, takkan semua orang akan mengeluarkan perkataan seperti itu. Jangankan sahabatnya yang mendengarkan, saya saja yang tidak tahu apa-apa tentang pembicaraan mereka merasa sangat teduh dengan tutur kata dan bahasa beliau. Subhanallah~
Saya juga pernah secara diam-diam dan tidak ketara memperhatikan bagaimana cara beliau bergaul dengan teman-temannya. Dia memang sering "di-ceng-ceng-in", dia jawab dengan nada gurauan juga, tapi sama sekali tidak menyakitkan. Saya sendiri belum pernah melihat dia yang tertawa ngakak dan super kenceng. Benar-benar sederhana dan apa adanya. Dia selalu merendah (bukan rendah diri) terhadap apa yang dimilikinya. Sikapnya yang demikian membuat saya sering kali berpikir: "Sungguh beruntung lelaki yang mendapatkannya kelak. Beliau insyaALLAH akan bisa dan sangat bisa menjadi istri dan ibu yang baik dalam keluarganya kelak". Berkali-kali pikiran itu datang dan pastinya akan selalu diakhiri dengan: "Aku ingin menjadi seperti dia".
Jika sosok sebelumnya saya kagumi karena outer beautynya, sosok yang satu ini benar-benar memikat saya dengan inner beautynya. Sekali lagi, saya mendoakan beliau mendapatkan sesosok pria dengan ketampanan luar dalam, karena "perempuan yang baik adalah untuk lelaki yang baik".
Subhanallah, ALLAHUAKBAR!
Beruntung saya pernah bertemu dengannya. Semoga akan tetap bisa menjadi motivasi untuk saya agar bisa menjadi lebih baik lagi dari waktu ke waktu. ^_^
*R.I*
Mengapa harus beliau? Apa kelebihannya sampai saya mengaguminya?
Yap! Nice question.
Mungkin memang perkenalan saya dengannya bisa terbilang baru. Saya mengenalnya selama masa perkuliahan di kampus ini. Perkenalan itupun bisa dibilang belumlah mencapai waktu satu tahun. Tapi saya berani menyatakan diri menjadi FANS-nya.
Tutur katanya yang santun, cara berbicara, cara berpakaian, kedewasaan, kebijaksanaan, rasa kasih sayang, perhatian. Oh My! Mungkin jika ada pengkategorian muslimah sejati, beliau adalah orang pertama yang saya rekomendasikan. Sebenarnya jika dilihat lebih dalam dan lebih teliti, masih banyak yang bisa dibilang lebih dari beliau, termasuk beberapa orang teman-teman saya di seberang pulau sana. Tapi beliau adalah sosok yang berbeda. Benar-benar berbeda! Saya jamin!
Sempat suatu kali saya mendengar sedikit pembiacaraan beliau dengan temannya (bukan nguping loh yaaaa), tutur katanya hanya sederhana. Dia memberikan penghiburan kepada sang sahabat dengan kata-kata yang bijaksana dan saya tahu, takkan semua orang akan mengeluarkan perkataan seperti itu. Jangankan sahabatnya yang mendengarkan, saya saja yang tidak tahu apa-apa tentang pembicaraan mereka merasa sangat teduh dengan tutur kata dan bahasa beliau. Subhanallah~
Saya juga pernah secara diam-diam dan tidak ketara memperhatikan bagaimana cara beliau bergaul dengan teman-temannya. Dia memang sering "di-ceng-ceng-in", dia jawab dengan nada gurauan juga, tapi sama sekali tidak menyakitkan. Saya sendiri belum pernah melihat dia yang tertawa ngakak dan super kenceng. Benar-benar sederhana dan apa adanya. Dia selalu merendah (bukan rendah diri) terhadap apa yang dimilikinya. Sikapnya yang demikian membuat saya sering kali berpikir: "Sungguh beruntung lelaki yang mendapatkannya kelak. Beliau insyaALLAH akan bisa dan sangat bisa menjadi istri dan ibu yang baik dalam keluarganya kelak". Berkali-kali pikiran itu datang dan pastinya akan selalu diakhiri dengan: "Aku ingin menjadi seperti dia".
Jika sosok sebelumnya saya kagumi karena outer beautynya, sosok yang satu ini benar-benar memikat saya dengan inner beautynya. Sekali lagi, saya mendoakan beliau mendapatkan sesosok pria dengan ketampanan luar dalam, karena "perempuan yang baik adalah untuk lelaki yang baik".
Subhanallah, ALLAHUAKBAR!
Beruntung saya pernah bertemu dengannya. Semoga akan tetap bisa menjadi motivasi untuk saya agar bisa menjadi lebih baik lagi dari waktu ke waktu. ^_^
*R.I*
11.7.10
Untitled
Sudah cukup dengan semua tindakan basa basimu
Jika kau memang tidak suka, katakan TIDAK!
Jika memang kau tak ingin aku menganggu, katakan PERGI!
Aku akan pergi
Tak perlu dengen membunuhku secara perlahan
Tak perlu dengan segala sifat cuek
Tak usah kau beri penghiburan
Tak usah kau beri harapan
Aku muak!
Tidak akan pernah ada ikatan persaudaraan
Tidak usah pedulikan aku
Mungkin jika suatu saat aku menghilang dan tak kembalipun tak kan ada yang mencari
Tak usah, tak perlu, cukup ini yang terakhir
Jika kau bisa merasakan, silakan rasakan apa yang detik ini aku rasakan
Ini adalah tangisan terakhir
Sudah cukup!
Semuanya sudah jelas
Pergilah kau kemana kau inginkan
Aku akan mencari jalanku sendiri
Aku akan keluar dari segala pikiran bodoh ini
Aku akan mencari apa yang aku inginkan
Dan tolong katakan: PERGI!!!
10.7.10
S.I.P
Here I am.
Nothing to do, don't have any idea.
Mengapa seakan kehidupan ini berbeda.
180 derajat?
Ya, sebanyak itu, sejauh itu.
Inikah perubahan yang baik?
Sepertinya tidak.
Terlalu banyak campur tangan, terlalu banyak kemuakan.
Disana, disini, dimana-mana.
Terkadang lelah tapi beginilah hidup, harus berpandai-pandai.
Ada saat dimana kejenuhan memenuhi seluruh jiwa dan pikiran.
Saat itulah akan banyak timbul keluh dan perasaan kesal.
Segalanya serba salah.
Benar bukan?
Kemana perginya semua semangat dulu?
Apakah semuanya telah terserap oleh polusi Jakarta?
Kemana perginya segala harap?
Apakah semuanya telah tertutupi oleh gedung-gedung tinggi kota ini?
Terlalu egois memang untuk menyalahkan orang lain.
Tapi apa yang harus dilakukan?
Dan bahkan tak ada semangat yang terlihat.
Sesuatu yang telah menjadi sumber semangat kini telah menghilang.
Biarkan, saya tidak peduli!
Dan beginilah hidup.
Akan selalu begini, jika tidak diubah.
Terlalu lelah untuk selalu begini.
Akankah bulan itu datang dan membersihkan segalanya?
Rindu akan segala ketenangan jiwa.
Rindu akan pikiran yang nyata dan tak mengada-ada.
Rindu akan kerendahan hati dan kemurahan senyuman.
Segalanya hilang, seiring hilangnya bintang.
Tapi biarkan, saya tidak peduli!
Cukup.
Saya ingin pulang!
Nothing to do, don't have any idea.
Mengapa seakan kehidupan ini berbeda.
180 derajat?
Ya, sebanyak itu, sejauh itu.
Inikah perubahan yang baik?
Sepertinya tidak.
Terlalu banyak campur tangan, terlalu banyak kemuakan.
Disana, disini, dimana-mana.
Terkadang lelah tapi beginilah hidup, harus berpandai-pandai.
Ada saat dimana kejenuhan memenuhi seluruh jiwa dan pikiran.
Saat itulah akan banyak timbul keluh dan perasaan kesal.
Segalanya serba salah.
Benar bukan?
Kemana perginya semua semangat dulu?
Apakah semuanya telah terserap oleh polusi Jakarta?
Kemana perginya segala harap?
Apakah semuanya telah tertutupi oleh gedung-gedung tinggi kota ini?
Terlalu egois memang untuk menyalahkan orang lain.
Tapi apa yang harus dilakukan?
Dan bahkan tak ada semangat yang terlihat.
Sesuatu yang telah menjadi sumber semangat kini telah menghilang.
Biarkan, saya tidak peduli!
Dan beginilah hidup.
Akan selalu begini, jika tidak diubah.
Terlalu lelah untuk selalu begini.
Akankah bulan itu datang dan membersihkan segalanya?
Rindu akan segala ketenangan jiwa.
Rindu akan pikiran yang nyata dan tak mengada-ada.
Rindu akan kerendahan hati dan kemurahan senyuman.
Segalanya hilang, seiring hilangnya bintang.
Tapi biarkan, saya tidak peduli!
Cukup.
Saya ingin pulang!
18.6.10
Gak Lagi Lagi
Hiks,,
inilah yang dinamakan NASIB.
Terkadang apa yang diucapkan akan menjadi senjata yang luar biasaaaaa..
Mengapa semuanya harus begini.
Argh, kesalahan sendiri membuat ku sakit hati.
Ga mau lagi-lagi ngomong sembarangan, ga mau lagi-lagi.
Sudah cukuplah sakit ini.
Sudahlah, mungkin akan ada yang terakhir.
Dan mungkin itu akan jadi terakhir.
Harus tetap semangat!
Masih panjang, masih banyak kesempatan.
Kenyataan ini sungguh memilukan :((
inilah yang dinamakan NASIB.
Terkadang apa yang diucapkan akan menjadi senjata yang luar biasaaaaa..
Mengapa semuanya harus begini.
Argh, kesalahan sendiri membuat ku sakit hati.
Ga mau lagi-lagi ngomong sembarangan, ga mau lagi-lagi.
Sudah cukuplah sakit ini.
Sudahlah, mungkin akan ada yang terakhir.
Dan mungkin itu akan jadi terakhir.
Harus tetap semangat!
Masih panjang, masih banyak kesempatan.
Kenyataan ini sungguh memilukan :((
14.6.10
SHOCKIN' GERMANY

Malem ini sungguh sungguh senang,, pagi dink lebih tepatnya. Rekor yang masih dipertahankan sejak 1990, tak terkalahkan di pertandingan perdana ^__^
Ga nyesel bela-belain ga tidur demi Germany, ga nyesel nonton bola sampe harus ngungsi ke kamar Syita demi Germany, ga nyesel kena marah ama Ica gara-gara heboh demi Germany. Dan mereka memberikanku penghiburan luar biasa:
- Lukas Podolski (10) cetak gol di menit ke 8
- Miroslav Klose (11) cetak gol di menit ke 26
- Thomas Muller (13) cetak gol di menit ke 67
- Claudemir Jeronimo Barreto a.k.a Cacau (??) cetak gol di menit ke 69
Wooow luar biasa,
dua gol pertama pertanda bulan dan tanggal kelahiran: 8 dan 26
Aw aw aw :)
That's why i really love Germany, selalu bisa bikin kejutan! :)
Tambah lagi Man of The Match-nya si Mesut Ozil (8). Ya ampyuuun,,
4 gol ini benar-benar menghiburku.. Thanx berat Germany :)
Semangat Germany,, always support you all :)
13.6.10
Wishlist
Ga terasa, udah mau UAS, habis itu liburan super panjaaaaaaang,, 2,5 bulan.
Banyak hal yang pengeeen banget dilakukan,, :)
berikut my wishlist selama liburan:
>> Jadi ke Jogja.
This is my big wish, soalnya pengeeen banget kesana. Udah planning lama sama Tia, Syita, Ica. Pengen pegi bareng2 Hanif, Mami Lisa, Fika juga. Bahkan Marshall bersedia nganterin kemana2 selama disana. Pengeen.. Jalan-jalan ber-7 pasti asik banget :)
>> Puasa pertama di RUMAH!
Home sweet home. Harapan terbesar untuk puasa tahun ini adalah dapet tarawih pertama, puasa pertama, dirumah. Btw, puasa mulenya tanggal berapa ya??
>> Ulangtahun jalan-jalan bareng sahabat.
Pokoknya pas aku ulangtahun udah dirumah aja! Terus jalan-jalan bareng Osa, Dila juga kalo bisa. Pengen menghabiskan waktu bareng sobat2 pokoknya, eh, tapi kan puasa ya?? Ganti ah, jadi BUKA BARENG SAHABAT! ^_____^
>> Ngerayain ultah Papa, SPEKTAKULER!
Ultah papa juga pas masih puasa. Hadeeeh pokoknya ultah papa tahun ini harus dirayakan dengan meriah.. :)
>> Lebaran di KAMPUANG NAN JAUAH DIMATO..
Karena lebaran taun kemaren cuma bisa ngumpul bareng keluarga dari telepon, alias nggak bisa pulang karena tiket pesawat mahal gilaaa,, jadinya tahun ini HARUS dirumah. Mau nyicipin lontong atau nasi goreng mama. Pergi ke Koto Baru ngumpul bareng keluarga papa. Jalanin tradisi lebaran dengan komplit pokoknya (walopun dengan anggota keluarga yang udah nggak komplit lagi)
>> Balik ke Jakarta dengan GAYA BARU!
hemm gaya apa ya? dipikirkan belakangan lah, yang jelas harus BARU! :)
semoga wishlist ini bisa terlaksana semuanyaaaaa... :)
AMIIIN..
*regards
AY*
Banyak hal yang pengeeen banget dilakukan,, :)
berikut my wishlist selama liburan:
>> Jadi ke Jogja.
This is my big wish, soalnya pengeeen banget kesana. Udah planning lama sama Tia, Syita, Ica. Pengen pegi bareng2 Hanif, Mami Lisa, Fika juga. Bahkan Marshall bersedia nganterin kemana2 selama disana. Pengeen.. Jalan-jalan ber-7 pasti asik banget :)
>> Puasa pertama di RUMAH!
Home sweet home. Harapan terbesar untuk puasa tahun ini adalah dapet tarawih pertama, puasa pertama, dirumah. Btw, puasa mulenya tanggal berapa ya??
>> Ulangtahun jalan-jalan bareng sahabat.
Pokoknya pas aku ulangtahun udah dirumah aja! Terus jalan-jalan bareng Osa, Dila juga kalo bisa. Pengen menghabiskan waktu bareng sobat2 pokoknya, eh, tapi kan puasa ya?? Ganti ah, jadi BUKA BARENG SAHABAT! ^_____^
>> Ngerayain ultah Papa, SPEKTAKULER!
Ultah papa juga pas masih puasa. Hadeeeh pokoknya ultah papa tahun ini harus dirayakan dengan meriah.. :)
>> Lebaran di KAMPUANG NAN JAUAH DIMATO..
Karena lebaran taun kemaren cuma bisa ngumpul bareng keluarga dari telepon, alias nggak bisa pulang karena tiket pesawat mahal gilaaa,, jadinya tahun ini HARUS dirumah. Mau nyicipin lontong atau nasi goreng mama. Pergi ke Koto Baru ngumpul bareng keluarga papa. Jalanin tradisi lebaran dengan komplit pokoknya (walopun dengan anggota keluarga yang udah nggak komplit lagi)
>> Balik ke Jakarta dengan GAYA BARU!
hemm gaya apa ya? dipikirkan belakangan lah, yang jelas harus BARU! :)
semoga wishlist ini bisa terlaksana semuanyaaaaa... :)
AMIIIN..
*regards
AY*
12.6.10
Happy Eight ^____^
Standing still HERE :)Waiting for something that not be mine :)
And now it's eight! But will never be celebrated.
Never wish for a hope.
Just let it go, let it flow.
This way is the best of all.
It's enough.
Happy Eight ^__^
Ha ha,,
by the way, eight is my favorite number besides twenty-six.
that's why i am celebrating this eight, because it's a special one ^__^
Yups, happy eight, eight, eight in twelve ^___^
11.6.10
Pagi yang Cerah [??]
Okay!!! Inilah hal yang paling dipertanyakan sedari dulu dulu kapaaaan gitu, mengapa mahasiswa cenderung untuk membuat tugas disaat deadline di depan mata. Yah, walopun ga semuanya seperti itu, tapi setidaknya begitulah.
Seperti saya ini, udah bukan didepan mata lagi kali,, udah nempel itu di pelupuk mata, tapi tetep aja, emas diseberang pulau terlihat, gajah dipelupuk mata berat, jadi nutupin mata (zzz apa deh gueee =.=")
Yah pokoknya begitulah, sisa waktu 7 jam 52 menit lagi dan paper ini masik berkisar yaaaaaa 2%-an lah. Menyedihkan. Menyesal, mengapa tak sejak dulu (tetep aja walopun nyesel). Dan bukannya bikin paper malah ngeupdate yang aneh2, kaya blog ini, status twitter, status facebook, komenin twit orang, status orang, astagaaaaaa kemana kesadaran mu duhai manusia cantik nan manis????
Orang itu nggak akan pinter-pinter kalo males, ga akan berhasil kalo masih aja maleeees kaya gini. Walopun IQ tinggi, tapi kalo males ya teruuus aja, itu target IP setinggi awan itu ga akan tercapai. Harus ngejarnya pake pesawat, bukan pake angkot.
Astagaaaa astagaaaaa bahkan tulisan membangkitkan semangat begini masih juga belum bisa membangkitkan semangat sesosok makhluk luar biasa ciptaan ALLAH ini, apa lagi yang kurang??
Ngantuuuuukkk..
*setan berkata: " Yah, teruslah menulis tentang yang ada di otak kau! Lupakan aja paper, toh bapaknya baik. Kapan2 juga bisa dikumpul"
*malaikat berkata: "Duhai ciptaan ALLAH nan pintar, ayo lanjutkan kerjanya, kalo kamu serius, semuanya pasti bakalan selese kok. Walaupun mungkin agak telat, tapi kamu harus semangat dan fokus. Lupakan dulu YNW, lupakan dulu FB, twitter, blog, dll. Lupakan dulu TOIL. Lupakan semua semua semua okeee??"
Dan ajakan yang terpilih adalah ajakan malaikat,, karena malaikat juga tau, aku yang jadi juaranya ^^
Demikianlah tulisan super jayus geje gila setres ini di publish semoga anda tidak menderita katarak karenanya. Terima kasih.
*6.15 AM Friday 6/11/2010*
*publish post*
*regard, Ay*
30.5.10
Inspiring Girl
Hemm..
Saat aku berada dalam posisi ini aku teringat akan seorang teman dekatku dulu. Dia adalah anak yang manis, ceria, pintar, aktif. Selama SMA, aku sekelas dengannya. Kami sempat sangat dekat, bertukar pikiran, bercerita banyak hal. Tawa, canda, bersama. Dia tahu banyak tentang kehidupan ku, dan aku pun lumayan banyak tahu tentang kehidupan dia.
Awalnya rasa kagum ku terhadap dia hanya biasa-biasa saja. Hanya sebatas "dia cantik, dan disukai banyak orang". Tipe orang supel dan mampu mengayomi banyak orang. Diantara banyak anak-anak kelas 1 SMA, dia sudah banyak dikenal senior. Yah, selain karena keaktifan dia dalam sebuah ekskul yang banyak mengukir prestasi ada hal lain juga yang menyebabkan dia menjadi salah seorang "bunga kelas".
Banyak hal yang aku contoh dari dia, tak jarang aku iri melihat dia. Multi talented, pintar, berbahasa santun dan bagus, pandai menulis puisi, suaranya merdu, parasnya ayu, benar-benar perfect girl menurutku. Semakin lama aku semakin saluuut dan banyak belajar dari dia.
Kelas 2 & 3 SMA kita nggak begitu dekat lagi. Kesibukan satu sama lain, dan dia pun yang lebih banyak bergaul dengan teman-temannya menyebabkan kita jarang ngobrol lagi tentang masalah pribadi. Tapi bukan berarti kita musuhan! BIG NO!
Melihat dia yang menurutku berubah menjadi sangat luar biasa membuatku kaget. Dalam waktu singkat, dia bisa mengubah kehidupannya menjadi sangat teratur, sangat mandiri, sangat luar biasa. Motivasi berprestasinya tinggi, dia semakin aktif dan banyak dikenal orang. Aku semakin kagum dengannya.
Bahkan sampai sekarang. Dia telah berhasil masuk ke jurusan yang luar biasa di salah satu universitas negri di pulau jawa ini. Keberhasilannya menjadikan "pukulan" bagiku. Kenapa? Karena aku merasa dulu aku telah banyak membuang waktuku untuk hal-hal yang gila dan tidak wajar. Tidak seharusnya dan tidak penting!
Semakin mendekati kelulusan aku melihat bagaimana semangat dia, bagaimana kegigihan dia. Jujur, aku ingin menjadi seperti dia. Setidaknya aku ingin memiliki semangat yang dia miliki sekarang.
Sekarang, aku ingin menyampaikan kepada temanku itu, bahwa dia memberiku inspirasi. Dia benar-benar menginspirasiku. Aku ingin menjadi seperti dia. Bukannya tidak mensyukuri hidup, tapi aku harus banyak belajar dari dia.
Kemandirian, kesupelan dalam bergaul, kesopanan, wajah ceria, cerdas, multitalented, semuanyaaaaaaaa... Semoga dia menjadi orang yang sukses. ^^
*didedikasikan untuk salah seorang sahabatku ^^
regards,,
--Ay
Saat aku berada dalam posisi ini aku teringat akan seorang teman dekatku dulu. Dia adalah anak yang manis, ceria, pintar, aktif. Selama SMA, aku sekelas dengannya. Kami sempat sangat dekat, bertukar pikiran, bercerita banyak hal. Tawa, canda, bersama. Dia tahu banyak tentang kehidupan ku, dan aku pun lumayan banyak tahu tentang kehidupan dia.
Awalnya rasa kagum ku terhadap dia hanya biasa-biasa saja. Hanya sebatas "dia cantik, dan disukai banyak orang". Tipe orang supel dan mampu mengayomi banyak orang. Diantara banyak anak-anak kelas 1 SMA, dia sudah banyak dikenal senior. Yah, selain karena keaktifan dia dalam sebuah ekskul yang banyak mengukir prestasi ada hal lain juga yang menyebabkan dia menjadi salah seorang "bunga kelas".
Banyak hal yang aku contoh dari dia, tak jarang aku iri melihat dia. Multi talented, pintar, berbahasa santun dan bagus, pandai menulis puisi, suaranya merdu, parasnya ayu, benar-benar perfect girl menurutku. Semakin lama aku semakin saluuut dan banyak belajar dari dia.
Kelas 2 & 3 SMA kita nggak begitu dekat lagi. Kesibukan satu sama lain, dan dia pun yang lebih banyak bergaul dengan teman-temannya menyebabkan kita jarang ngobrol lagi tentang masalah pribadi. Tapi bukan berarti kita musuhan! BIG NO!
Melihat dia yang menurutku berubah menjadi sangat luar biasa membuatku kaget. Dalam waktu singkat, dia bisa mengubah kehidupannya menjadi sangat teratur, sangat mandiri, sangat luar biasa. Motivasi berprestasinya tinggi, dia semakin aktif dan banyak dikenal orang. Aku semakin kagum dengannya.
Bahkan sampai sekarang. Dia telah berhasil masuk ke jurusan yang luar biasa di salah satu universitas negri di pulau jawa ini. Keberhasilannya menjadikan "pukulan" bagiku. Kenapa? Karena aku merasa dulu aku telah banyak membuang waktuku untuk hal-hal yang gila dan tidak wajar. Tidak seharusnya dan tidak penting!
Semakin mendekati kelulusan aku melihat bagaimana semangat dia, bagaimana kegigihan dia. Jujur, aku ingin menjadi seperti dia. Setidaknya aku ingin memiliki semangat yang dia miliki sekarang.
Sekarang, aku ingin menyampaikan kepada temanku itu, bahwa dia memberiku inspirasi. Dia benar-benar menginspirasiku. Aku ingin menjadi seperti dia. Bukannya tidak mensyukuri hidup, tapi aku harus banyak belajar dari dia.
Kemandirian, kesupelan dalam bergaul, kesopanan, wajah ceria, cerdas, multitalented, semuanyaaaaaaaa... Semoga dia menjadi orang yang sukses. ^^
*didedikasikan untuk salah seorang sahabatku ^^
regards,,
--Ay
Peluk - Dewi "Dee" Lestari feat Aqi Alexa
Menahun ku tunggu kata-kata
yang merangkul semua
Dan kini ku harap ku dimengerti
walau sekali saja pelukku
tiada yang tersembunyi
tak perlu mengingkari
rasa sakitmu, rasa sakitku
tiada lagi alasan
inilah kejujuran
perih adanya, namun ini jawabnya
lepaskanku segenap jiwamu
tanpa harus ku berdusta
karna kau lah satu yang ku sayang
dan tak layak kau didera
sadari diriku pun kan sendiri
di dini hari yang sepi
tetapi apalah arti bersama (berdua)
namun semu semata
tiada yang terobati di dalam peluk ini
tapi rasakan semua
sebelum kau ku lepas slamanya
tak juga ku paksakan
setitik pengertian
bahwa ini adanya
cinta yang tak lagi sama
dan kini ku harap ku dimengerti
walau sekali saja pelukku
. . . . . .
yang merangkul semua
Dan kini ku harap ku dimengerti
walau sekali saja pelukku
tiada yang tersembunyi
tak perlu mengingkari
rasa sakitmu, rasa sakitku
tiada lagi alasan
inilah kejujuran
perih adanya, namun ini jawabnya
lepaskanku segenap jiwamu
tanpa harus ku berdusta
karna kau lah satu yang ku sayang
dan tak layak kau didera
sadari diriku pun kan sendiri
di dini hari yang sepi
tetapi apalah arti bersama (berdua)
namun semu semata
tiada yang terobati di dalam peluk ini
tapi rasakan semua
sebelum kau ku lepas slamanya
tak juga ku paksakan
setitik pengertian
bahwa ini adanya
cinta yang tak lagi sama
dan kini ku harap ku dimengerti
walau sekali saja pelukku
. . . . . .
29.5.10
Puisi Pak Habibie untuk alm Istri Tercinta
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
Dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
Dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
Adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempat nya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
Pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
Aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
Tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
Kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan sayang,
Cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
Selamat jalan,
Calon bidadari surgaku..
*B.J. Habibie
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
Dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
Dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
Adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempat nya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
Pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
Aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
Tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
Kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan sayang,
Cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
Selamat jalan,
Calon bidadari surgaku..
*B.J. Habibie
26.5.10
23.5.10
Hmm...
Iseng-iseng saya buka salah satu blog temen deket saya dulu,,
tertarik melihat tulisannya, tergerak pengen copi-paste dari punya diaaa..
begini kutipan quote yang ada di blog-nya:
"Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama."
Wah, benar-benar ngena..
Semoga jalan ini benar, saya berada pada posisi yang benar. Mempertahankan apa yang telah ada, mencoba selalu membuka mata dan telinga. Agar tak ada lagi air mata dan luka yang akan selalu membekas. Cepat pulang, cepat kembali, jangan pergi lagi.... ^^
Regards:
RI
19.5.10
My Heart
Aku nggak tau harus bagaimana sekarang, semuanya benar-benar membuatku sesak. Hanya pertemuan satu detik dan segalanya selesai. Seperti semuanya takkan pernah kembali seperti semula lagi, seperti segalanya tak pernah terjadi dan yang ada hanya pertemanan biasa. Siapa lo, siapa gue. Argh!
Benar-benar ingin melakukan sesuatu yang gila, diluar pemikiran semua, diluar kebiasaan, diluar apa yang semua orang pikirkan!
Aku mulai gila dengan semua rasa cinta ini, segala yang aku rasakan tak ada apa-apanya dan mungkin sudah tak berarti lagi. Aku hanyalah aku disini, sendri....
Aku ingin dia benar-benar kembali, benar-benar bisa merasakan hal yang sama lagi. Aku berharap banyak, dan aku sama sekali belum siap dengan sesuatu yang paling mengerikan itu. Aku benar-benar belum siap. KAPANPUN ITU!
Ya ALLAH,, tolong lah hati hamba~
Kembalikan dia seperti duluuuuuu.. please =((
4.5.10
Inikah Rasanya jadi Anak Kuliahan??
Itulah pertanyaan yang terbersit di benakku saat ini.
Hho kenapakah aku bisa mikir begitukah ya? (lho?)
Hari ini kampus dipenuhi oleh kegiatan-kegiatan kemahasiswaan, jadinya kampusku, UNIVERSITAS BAKRIE jadi kerasa SANGAAAT meriah! Mulai dari tadi pagi dulu deh, selalu setiap pagi pasti ada kelas. Pagi hari ini pun begitu. Setiap selasa, kelas Intermediate Accounting selalu mengawali hariku. Untung aja nggak seperti kemaren pas kelas Financial Market & Institution (dimana hampir 65% dari jam kelas aku isi dengan kegiatan positif dan bermanfaat, TIDUR zzzzttt), kali ini pagi-paginya aku udah mempersiapkan secangkir kopi Vanilla Latte yang enak (tapi ga seenak capucinno sih -.-") dan karena keterbatasan waktu meminumnya jadi dibawa ke kampus :D
Well, terbukti lho teman-teman, cara ini efektif untuk menghilangkan kantuk dan memberikan sedikit asupan semangat dan keceriaan serta kemelekan mata tiada tara hahaha kepadaku. Akhirnya, alhamdulillah banget pagi ini nggak ngantuk. HORE!
Selanjutnya masih banyak lagi kegiatan mahasiswa di pagi itu, terutama menjelang sore. Semakin malam sepertinya semakin ramai saja pengunjung kampusku (lho??). Ada yang asistensi, ada yang belajar, ada yang maen leptop, ada yang online, ada yang jajan di kantin, ada yang pergi makan ke UKM dan ada yang LOMBA!
Nah, poin terakhir ini yang ingin aku jelaskan di tulisan ini sebenernya, tapi daritadi kayanya kebanyakan muter. Muun maap yee.. (bahasa alay :D)
Udah dari minggu lalu kampusku ini diisi dengan kegiatan lomba. BEM ngadain acara GEDE kampus, yaitu E-Youth (Entrepreneurial Youth) yaitu seminar dan workshop tentang entre gitu deh di kampus. Katanya itu menjadi acara kampus yang terbesar. Aku ama 3 temen sekosan aku lainnya itu udah niat mau ikut sebenernya. Tapi, berhubung niatnya yang acakadut n kurang kuat, jadinya nggak ikutan. Tambah lagi krisis financial yang melandaku. Hahaha. Nyesel juga nggak ikutan hiks.
Next, HMA (Himpunan Mahasiswa Akuntansi) ngadain lomba Accounting Fair. Lomba ini katanya nggak cuma khusus buat anak akun, tapi juga menejemen (berhubung kampusku cuma "baru" punya 2 jurusan). Ada Accounting Challenge, Debat Ekonomi, dan Stock Exchange). Aku sempet "iseng" aja ikutan Accounting Challenge, semacem lomba akuntansi gitu. Hehe emang cuma niatnya buat memeriahkan acara aja kok, dan hasilnya, ya seperti prediksi sebelumnya, GA LULUS. Ya iyalah ya nggak niat gitu. Tapi ya setidaknya aku berhasil di peringkat 13 dari 16 peserta (dengan riang gembira saya nyatakan SAYA BAHAGIA T.T)
Yah begitulah, dua minggu ini banyaaak banget acara kampus. Tadi aja ada debat Calon Ketua Angkatan, besoknya debat Calon Ketua HMM/HMA, besok2nya lagi ada BUMC, ada apa lagiiiii.. waaaaaaaaaaaaaaaaahh~ acaranya banyak sekali. Pengen rasanya ngikutin semua, tapi apa hendak dikataaaa keuanganku tidak mencukupi ~.~ sedih rasanya menerima kenyataan pahit ini. Huahahaha.
Nah, hal inilah yang membuatku tergelitik untuk berpikir "Beginikah kehidupan kampus yang sebenernya? Beginikah sebenernya jadi anak kuliahan?"
Dulu ketika di sekolahan, aku nggak pernah ngeliat acaranya yang "se-lama" ini dan "se-meriah" ini, walopun dulu anak sekolahannya banyak, tapi nggak pernah liat orang-orang yang begitu bersemangat ini. TIAP HARI cuiy, di underline, bold, italic, ada kegiatan terus.. Padahal dulu kalo mau ngadain kegiatan di sekolah aja harus banyak pertimbangan hari-nya. Mungkin inilah yang namanya kebebasan menjadi anak kuliahan. Inilah namanya mahasiswa, orang yang aktif dan kritis yang mewakili semangat anak muda. Inilah yang dinamakan mahasiswa, tonggak harapan bangsa, calon penerus cita-cita negara dengan pemimpin harapannya.
Dan inilah kebahagiaan kampusku. ^^
Aku senang menjadi mahasiswa.
Regards,
R.I
2.5.10
Pendahuluan

Haloo semua.. ^^
Selamat datang di blog baru ku..
Tak kenal maka tak tahu, tak tahu maka tak sayang, tak sayang maka tak mau baca blog ini. Nah, sebagai pendahuluan kali ini, ijinkan aku untuk memperkenalkan sedikit profilku.
Name : Rahayu Iswara
Nick name : Ay/Ayu/Rah/Ra *yang mana aja asal jangan aneh2
Status : College student
Hometown : Padang/ Bukittinggi
Date of Birth : August 26th, 1991
Siip.. sedikit perkenalan singkat. Udah kaya ngisi formulir aja ya? Hho.
Aku anak pertama dari tiga orang bersaudara, dan ketiganya cewe semua. Dirumah, papa-lah yang paling ganteng ^^, sedangkan mama banyak saingan. Adek-adekku semuanya memiliki nama belakang "ISWARA". Satu bagian dari namaku yang paling aku banggakan. Dulu aku pernah bertanya kepada mama:
*A = aku, M = Mama
A : Mam, kenapa sih nama belakang ayu "ISWARA"? emangnya apa artinya?
M: ISWARA itu perpaduan dari nama mama sama papa. IS = nama papa, WA = dari nama mama.
A: Nah terus, RA artinya apa dong?
M: RA itu dari "ASMARA"... hehehe *sambil nyengir dikit
Sepenggal pembicaraan yang tergolong aneh juga menurutku, ternyata begitulah proses pembuatan namaku. Intinya mama itu pengen nama anak pertamanya ada "AYU" nya, dan jadilah namaku "RAHAYU ISWARA".
Aku lahir di Bukittinggi, tapi besar di Padang. Setiap setahun dua kali, aku selalu pulang kampung, tapi sejak SMP akhir aku udah jarang pulang 2 kali setahun. Mama dan papaku asli MINANG, tapi entah mengapa selama aku di Jakarta ini (untuk berkuliah), banyak yang bilang aku bukan orang Minang (Padang). Banyak yang nggak percaya. Pertama, alasan mereka adalah: nama aku kaya nama Jawa! Nah loh? Hehe, iya juga sih.. Namaku aja Ayu, nama lengkapnya Rahayu pula. Itu kan Jawa banget! Alasan kedua, wajahku yang juga wajah Jawa. Emangnya wajah Jawa itu gimana ya? Aku penasaran.
Aku jadi berasa kaya Papa. Papa juga banyak dikira orang Jawa oleh temen-temen kantornya, soalnya logat papa kaya orang Jawa. Hahaha. Padahal kan itu cuma sebagai adaptasi dengan temen-temen kantor yang banyak Jawa. Yah, jadilah aku begini. :D
Mamaku adalah seorang guru Bimbingan dan Konseling di sekolahnya. Yah, keputusan yang tepat sebenernya beliau memilih pekerjaan sebagai guru. Beliau ada sosok guru dan idola yang paaaaaaaaling ideal ^^. Coba aja kalo waktu muda mama memilih jadi model, waaaah ga tau deh kaya apa aku sekarang, bahkan malah yang keluar dari perutnya bukan aku kali ya? hhe..
Papa adalah seorang karyawan sebuah perusahaan BUMN termonopoli se-Indonesia yang berhubungan dengan listik. Hehe. Pasti udah ketebak lah semuanya. Udah hampir 9 tahun ini papa selalu pulang-pergi setiap minggunya ke luar kota, karena memang papa ditempatkan begitu. Sejak dipindahtugaskan ke Riau, sampe sekarang papa nggak pernah kerja di Padang secara menetap. Dan juga kata papa akan susah buat pindah ke padang lagi, soalnya PLN Sumbar-Riau udah cerai (??). Yah, dialah super hero-ku. My best HERO ever!
Adek-adekku adalah orang paling aneh SE-JAGAT RAYA!
Kenapa aku sampe ngomong gitu? Adekku pertama, beda 3 tahun, namanya REZTI ISWARA. Entah sejak kapan deh anak ini berubah jadi orang SUPER JAYUS, SUPER ALAY, dan SUPER LEBHUAAAY! Hobi: nyengir, marah-marah, brisik. Julukan di rumah: MARAWI (sumber: Mama :P) Alasannya dia di panggil MARAWI karena dia suka nyengir-nyengir geje dan juga kalo udah mau cerita yang katanya lucu, pasti dianya duluan yang ketawa gede sambil ceritain, jadinya ceritanya nggak jelas. (FYI, Marawi itu memiliki keterbelakangan mental. Hahaha).
Adek keduaku ini lebih ajaib lagi, beda 12 tahun, namanya RAHMANISA ISWARA. Anak paling tomboy dari semua anak mama. Entah karena dulunya mama pengen anak cowok apa karena ini anak sering maen ama cowok, jadi hobinya ya kaya cowo. Sukanya maen bola, maen sepeda, bahkan hobi manjat. Pernah suatu ketika aku diceritain mama, katanya si anak ajaib ini nekat manjat pagar rumah sendiri pas pulang sekolah (bayangin aja, atribut sekolah: jilbab, kemeja lengan panjang, rok panjang, tas ransel + atribut nggak penting lain yang selalu dibawa pulang). Itu anak kelas 1 SD manjat buat masuk rumah. Ckckck, siapa yang ngajarin sih? Bandel amat deh. Tapi dialah adek paling aku sayang, soalnya dia juga yang paling bisa ngerayu. Bakalan jadi sangat sweet gitu kalo udah ada maunya tapi bakalan super galak kalo udah kesel. (Semuanya juga gitu kaliiii)
Huaaa ternyata pendahuluan ini diisi dengan curhatan seputar keluarga. Well, setidaknya udah kedepannya lagi aku akan sering menulis disini. Aku akan menjadi diriku sendiri, dengan gaya menulisku sendiri. Semoga tulisan ini bermanfaat kelak ^^
Besar harapan penulis agar pembaca memberikan kritik dan saran kepada saya.
Best regards
R.Is ^^
Subscribe to:
Posts (Atom)

