2.3.16

Allah Maha Baik

Ya, judul itu dibuat bukan tanpa alasan.

Tepat hari ini tadi pukul 19.49, terjadi sebuah gempa yang berkekuatan cukup besar di daerah perairan Sumatera bagian barat. BMKG pun memberitahukan bahwa pusat gempa berada sekitar 600-an km Barat Daya dari Kep. Mentawai. Sontak hal ini membuat warga kotaku, Kota Padang, berhamburan keluar rumah meski gempa tak begitu terasa. Kepanikan mulai terlihat saat para keluarga yang panik, memilih untuk meninggalkan rumah dan memilih untuk mengungsi. Pemandangan yang mencekam memang, ditambah lagi dengan peringatan bahwa ada potensi tsunami dari gempa besar tadi. Tapi syukurlah, tak lama peringatan tersebut dicabut dan sudah disiarkan di beberapa media elektronik. Walau demikian, masih saja ada media elektronik (TV) yang masih menyiarkan berita HOAX, I guess you know what it is. 

Lalu, kenapa gempa, kepanikan, suasana mencekam itu justru membuat saya mengatakan Allah Maha Baik? Bukankah saat itu Allah sedang murka?

Setelah dipikirkan dengan matang, sudah 20-an tahun saya tumbuh besar di Padang, satu hal yang tak pernah berubah adalah pola pikirnya. Mereka masih (dan semoga selalu begitu) memegang teguh agama Allah. Ya, terlepas dari banyak juga kawula muda yang masih "bandel". Tapi coba kembali direnungkan, berkali-kali Padang (Sumbar umumnya) terkena bencana, mulai dari gempa, gunung meletus, kabut asap,, semuanya terjadi tapi tidak menyurutkan semangat mereka untuk tetap percaya dan berbaik sangka kepada-Nya. Bukannya mereka menjauh, malah mereka semakin berusaha mendekat. 

Mungkin itu yang membuat Allah sangat sayang kepada kotaku itu. Saat mereka mulai sedikit lengah, Allah "menyapa" lagi melalui cara-nya: kabut/ gempa/ banjir, dll. Bukan! Itu bukanlah murka. Jika melihat sisi satunya, betapa banyak cobaan yang diberikan kepada kota Padang, tapi tetap saja kota indah itu masih kokoh dan "ajaib" sampai saat ini. Betapa banyak yang memprediksi dari tahun-tahun lalu kalau kotaku umurnya takkan panjang dan akan "menyusul" Aceh, buktinya masih tetap ada hingga saat ini walau jika dilihat dari bukit tertinggi, Padang berada 'slightly below the ocean'.

Atas kuasa siapakah itu semua? Allah swt!

Maka dari itu, wahai umat manusia. Jika daerahmu masih adem-adem saja, tidak diberikan cobaan oleh Allah, berpikirlah apa yang salah. Apakah masih tetap bertahan dengan segala maksiat itu?

Semoga Indonesia selalu kuat menghadapi segala tantangan dari dalam maupun luar negeri, serta dari ujian-ujian dari Illahi. Semoga rakyat Indonesia bisa sadar, bahwa banyak hal yang dapat dilakukan untuk memperbaiki keadaan dibandingkan hanya berada di depan laptop dan debat kusir hingga merasa paling benar saat berdiskusi di forum.

Sukses untuk kita semua. Selamat beristirahat. Allah Maha Baik :)

No comments:

Post a Comment