16.8.11

Experience is the BEST Teacher

I love singing, and I enjoy :)

Dari kecil aku suka bernyanyi, di mesjid, di sekolah, di mana-mana hatiku senang, aku bakalan nyanyi. Jadi inget dulu masa TK, jadi salah satu member dari grup qosidahan TK. Ngga inget emang nyanyi apa aja, yang penting diingatkan oleh foto-foto pas masa-masa TK. Disana ada aku bersama beberapa teman lainnya, menggunakan baju berwarna hijau, sambil memegang rebana kecil (ga tau istilahnya apa -.-").

Ketika zaman-zamannya SD, aku sering ikut kegiatan-kegiatan sekolah dan cukup aktif meramaikan lomba-lomba antar mesjid. Sempet ikutan lomba nasyid dimana-mana (dan ga pernah menang, kecuali di mesjid sendiri hehehe), ikutan lomba nyanyi solo di SD (dan ga menang juga soalnya fals). But, overall.. Semua kegiatan-kegaitan yang aku ikuti sedikit banyaknya melatih mentalku untuk bisa tampil di depan umum.

Hmm, rasanya masa-masa SD adalah masa kejayaanku. Banyak kegiatan baru yang aku ikuti, seperti mulai menari, MC, menjadi qoriah (mengaji menggunakan irama-irama tertentu), bahkan menjadi salah satu anggota drumband SD yang namanya banyak dikenal masyarakat Padang. Berawal dari menjadi "penari latar" hingga menjadi mayoret. Mulai dari menari di depan teman-teman SD, sampai menari di rumah pak Walikota sewaktu pergantian walikota menjadi pak Fauzi Bahar (kebayang kan udah berapa lama beliau menjadi walikota, sudah saatnya diganti *ups).

Masa SMP pun tidak jauh beda. Diawali dengan (alhamdulillah) dipercaya menjadi queen dulu ketika MOS, aktif ikut kegiatan ekstrakurikuler tari dan paduan suara, drumband untuk upacara, ikut-ikutan jadi dokter kecil (padahal ngga ngerti apa-apa), bahkan sejak kelas ku dulu (ketika kelas 2 SMP) mencetuskan untuk membudayakan Asmaul Husna, kami sering di kontak untuk tampil di sekolah. Hahaha.. Lucu memang. But, I enjoyed it!

Ketika SMA, aku memang masih tergolong aktif. Masih di bidang tarik suara (paduan suara dan nyanyi solo), MC, dan tari. Nah, yang paling aku ingat yaitu ketika pagelaran seni kelas 2 SMA, kami sekelas membawakan tari India :) Benar-benar-benar-benar di luar akal sehat manusia. Hahaha. Nilai plus selama masa SMA adalah pada kegiatan organisasi. Banyak hal yang bisa didapatkan ketika sudah menjadi pengurus sebuah organisasi.

Nah, ini nih yang paling menyedihkan. Entah mengapa ketika memasuki bangku perkuliahan, aku merasakan satu persatu talenta emas itu hilang (err, oke agak di dramatisir ya). Aku udah ngga nge-MC lagi, sempat ikutan UKMa Tari tapi akhirnya ngga lagi karena sibuk dan ngga tahan dengan pelatihnya. Dan hanya inilah yang tersisa, satu-satunya bakat yang akan tetap dijaga sepanjang masa. Mengikuti UKMa Paduan Suara ini adalah satu-satunya kebanggaan dan harapanku. Yak, bakat di bidang tarik suara. Walaupun kini bernyanyinya bukan Solo lagi, tapi harus memadukan suara dengan sekelompok orang, tapi di Paduan Suara ini aku kembali dapat bernyanyi, bahkan menari (manfaat colongan :P )

Aku akhirnya mulai bangkit lagi, ikut kegiatan Paduan Suara luar membuatku semakin bersemangat untuk menjadikan impian selama ini terwujudukan, yakni tampil dalam sebuah KONSER. Berkat paduan suara, aku kembali dikenal. Berkat paduan suara, aku dapat tampil di depan banyak orang, walaupun mungkin hanya sekedar menjadi conduct lagu Indonesia Raya di depan Ketua ASEAN, Keluarga Bakrie, Kedubes-kedubes seluruh Indonesia yg ada di Indonesia, para menteri, pejabat-pejabat penting di Indonesia, dan beberapa mahasiswa universitas seluruh Indonesia :)

Dalam postingan kali ini, aku bukan ingin membanggakan diri, teman. Aku hanya ingin me-remind kembali otakku, mengingat-ingat hal-hal positif yang pernah aku dapatkan agar aku dapat bersyukur atas hidup yang kini ku jalani. Menjalani masa-masa sulit adalah hal yang tidak mudah, terlebih jika ketika itu semangat mulai luntur dan mulai berpikir bahwa "rumput tetangga selalu lebih hijau".

Begitulah teman, ketika kamu merasa dalam keterpurukan dan merasa tidak ada apa-apanya dibandingkan orang lain, ingatlah masa-masa kejayaan mu. Refresh kembali otak dengan semua pencapaian-pencapaian yang selama ini pernah dialami. Berikan sedikit ruang pada hatimu untuk memiliki rasa bangga pada diri sendiri. Narsis? Ya, bisa dibilang itulah caranya untuk membangkitkan kembali rasa percaya dirimu. Mulailah untuk sedikit mencintai diri sendiri, tapi ingat! Jangan berlebihan. Dan ketika kamu kembali terpuruk, ingatlah metode ini.


:)

3 comments:

  1. mantab ayuu ku mah.. multi talent..

    eh.. membanggkan diri dan bersyukur itu sangat2 beda tipis loh yu..
    @_@.. tapi memang keren kali lah prestasinya..

    ReplyDelete
  2. hahaha i ever feel the same way. merasa terpuruk selama kuliah. but you are not alone.

    somehow aku merasa, saingan kita udah ga satu kota atau satu daerah lagi loh, but more of it, kita udah saingan dengan best people se-Indonesia. :)
    yang pinter nyanyi banyak, yang pinter nari banyak, yang bisa nge-MC banyak.
    tapi ayu tetep masih 'terlihat' kok :)

    semangat aja lah yuu ;) kapan kapan kita duet atau nge-MC bareng ! hahaha.:)))

    ReplyDelete
  3. @bang inul : aduh jadi memerah pipiku :L *hatsyim

    @kashin : iya kaka, kayanya terlalu sering melihat keatas juga ngga baik ya, walaupun yg dilihat itu yg baik2. siap! :e
    tapi kan aku spesialis MC Formal hha :D

    ReplyDelete