15.8.11

AKAN 20 TAHUN? OH NOOOOOO!!!

Oke, kali ini aku akan sedikit berbahasa gaol dan menggunakan kata "gue" untuk menyapa diri sendiri (haloo!). Tes tes, gue tes tes. Let's get it started!

Kalo diliat dipikir dan sedikit direnungkan, judul diatas emang sangat berlebihan. Kenapa coba dengan umur 20? Bagus dong, berarti udah mau kepala 2, udah dibilang orang dewasa. *menurut loh??

Terus terang, gue ngga terlalu suka dengan kata-kata "wah, udah mau kepala 2", berasa siluman di salah satu TV swasta terkenal itu. Walaupun dari awal umur 19 udah gue deklarasikan kalo gue SAMA SEKALI NGGA SENENG akan memasuki usia 20, tetap aja masa-masa itu akan tetap dijalankan (kecuali jika ALLAH swt berkehendak lain *ya ALLAH, jangan dulu ya ALLAH). Kenapa kok gue sebegitu kekeuhnya ngga mau menyandang kepala 2? Karena menurut gue, ketika menyandang umur 20-an, segalanya udah harus berubah dari yang istilahnya "kekanak-kanakan" --> "kedewasaan". Ya, orang bilang memang umur itu ngga mencerminkan kedewasaan. Hanya saja, 20 tahun men! Siapapun akan setuju kalo umur 20 tahun identik dengan dewasa, kedewasaan, atau apalah itu namanya.

Cepat sekali waktu berlalu, sampe rasanya gue masih belom rela melepaskan umur belasan ini. Masih ingin menjadi ABeGe yang ceria, manja-manjaan sama kakak, dll. Ketika udah masuk "si kepala-dua" itu, pikiran pun secara mau tidak mau harus memikirkan: "ntar kerja dimana? nikah umur berapa? mau lanjut S2 dimana? bla bla bla" Kita dituntut untuk berpikir lebih dewasa dan lebih serius dibandingkan saat usia belasan. Dituntut untuk tidak labil dan lebih mempertimbangkan secara matang.

Yah, sekali lagi. BELOM SIAP!
Masak, masih belom bisa.
Kamar, masih urakan.
Penampilan, jauh dari style cewek dewasa (masih suka pake baju suka-suka-gue)
Otak, masih standar
Keterampilan, nol mendekati minus *na'udzubillah

Tapi, tinggal hitungan hari dan kalo hari itu gue masih diberi kehidupan sama ALLAH sungguh gue pengen bilang, "Ya ALLAH, masih mau umur belasan, ngga mau jadi 20.."

Siapa yang bisa menghentikan waktu? NO ONE. Maka dari itu, gue mulai mengambil sedikit "keuntungan" memasuki umur 20 ini. Diambil positifnya aja kali ya.. Umur 20 berarti sudah HARUS BISA BELAJAR LEBIH meningkat lagi segala positif-postifnya dan semakin sering melakukan IMPROVISASI DIRI dan membentuk diri menjadi PRIBADI YANG KREATIF, INOVATIF, OPTIMIS, CERDAS, SOPAN SANTUN, CERIA! *berasa tagline iklan kampanye remaja*


Yak, 11 hari lagi. *deg deg deg*
Akan jadi apa hari jadi nanti? Let's see..

AKAN 20 TAHUN? OH YESSSS!!! :)

Mari Mulai Berpikir Positif

Berpikir positif? Sugesti positif? Benda apa sih tuh? Enak ngga? Cakep ga? Mahal ga sih?
Oke, hilangkan dulu semua pertanyaan-pertanyaan itu mari sejenak kita evaluasi diri.

Apakah selama ini kita terlalu larut dengan masalah-masalah yang (setelah dipikir-pikir) ternyata tidak terlalu penting?
Apakah selama ini kita sering berburuk sangka bahkan berpikir negatif terhadap niatan atau sikap oranglain terhadap kita?
Apakah kita sering merasa sendiri, padahal banyak orang di sekitar kita?
Apakah selama ini kita terlalu mempermasalahkan hal-hal yang kecil sehingga merasa tak sanggup memikulnya?

Mungkin pertanyaan-pertanyaan lainnya akan sangat banyak terngiang di otak kalo dilanjutkan. Pertanyaan-pertanyaan diatas adalah contoh dari beberapa sikap negatif. Nah apalagi nih sikap negatif? Dibawah nol dong? (aduh jayus, skip!)

Ketika kita mulai bersikap negatif, dalam arti kita berpikir yang jelek-jelek, negatiiiiiiif melulu (tolong bedakan dengan pemikiran yg pervert), kita bisa dikategorikan sedang berada dalam masa-masa negatif. Kalo udah berada dalam masa negatif, apapun yang dikatakan yang keluar ya yang negatif-negatif. Sulit ya membayangkan?

Misalnya aja gini nih, contoh simple deh. Suatu hari si A dateng ke si B dan ngomong sesuatu. Karena A lagi dalam kondisi super seneng, sedangkan B dalam kondisi super sedih, B pun perlalu tanpa menggubris kata-kata si A. A pun terdiam, dan kemudian mulai berpikir. "Apa dia tersinggung ya sama kata-kataku? Ah, bego banget aku! Ntar kalo dia ngga mau temenan lagi sama aku gimana? Aduh, aku harus gimana ya? Gimana kalo ntar dia ...... ".

Nah, mulai lah berasumsi yang nggak-nggak. Inilah salah satu akibat dari berpikir negatif. Padahal, FYI, si B itu sedang sedih karena baru saja kehilangan kucing kesayangannya, dan dia lagi ngga mood diganggu ama siapapun. Dia pun ngga memikirkan apapun saat itu selain kucingnya. Kasihan kucingnya *eh? Sedangkan saat ini kondisi si A sedang berada di kamar, merenung, berpikir keras, menyesal dan menyalahkan diri sendiri atas kesalahan-yang-ngga-tau-apa itu. Akibatnya, tugas-tugasnya pun terabaikan, pikiran terbebani, ngga nafsu makan, dll.

Begitu besarnya dampak dari berpikir negatif. Pikiran-pikiran negatif tersebut hanya akan membawa pada hal-hal yang buruk pula. Banyak kerugian dari berpikir negatif itu, bukan? Tidak hanya untuk kesehatan rohani, bahkan jasmani juga terlibat.

Bagaimana menghilangkan pikiran negatif? Dengan berpikir positif.
Simple sebenarnya, berpikir positif adalah senantiasa memikirkan hal-hal yang menyenangkan dan memberikan sugesti-sugesti (pikiran-pikiran dan dorongan) positif untuk diri sendiri. Misalnya, memberikan semangat pada diri sendiri, mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja. Percaya atau tidak, dengan senantiasa berpikir positif setiap saat, kita akan terhindar dari sifat stress dan pekerjaan cenderung tidak terabaikan. Setiap kata-kata positif yang keluar dari mulut kita, akan terekam oleh otak, dan otak akan mencerna kata-kata positif tersebut sehingga akan memberikan semangat sendiri untuk diri kita.

Susah untuk langsung berpikir positif?
Cobalah tersenyum. Sembari tersenyum, pikirkan hal-hal positif yang bisa diambil dari setiap kejadian, dan jadikan setiap kejadian menjadi pelajaran. Jangan biarkan pikiran negatif menggerogoti pikiran, karena hanya akan merugikan diri sendiri, bahkan orang lain bisa jadi terkena imbasnya.

SO?
Yuk mulai dari sekarang, dari diri sendiri, dan dari hal-hal terkecil. Aku pun juga masih belajar, kita sama-sama belajar. Meski susah, harus bisa. Karena kita bisa, karena terbiasa :)


*dedicated to my sister - Heni*
:)


6.1.11

Postingan Awal Tahun

Happy New Year, fellas ~

wah, udah setahun nih nggak ngeposting apa-apa di blog gue ini (hehe agak berlebihan), dan ga terasa udah masuk tahun 2011.. Selamat tahun baru untuk yang merayakan.. :D

Postingan awal tahun diawali dengan sesuatu yang menyenangkan agar supaya tahun ini bisa lebih baik dan jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Ayo, apa wish-list kalian buat tahun ini? Pastinya udah bikin seabrek rencana, wish, dan persiapan untuk mengarungi setahun yang insyaALLAH akan kita jalani,,

Hmm, kalo bicara tentang tahun ini, gue nggak begitu berminat untuk membahas kira2 apa yang akan terjadi dalam tahun ini. Kenapa? Karena gue tahu akan ada beberapa hal yang akan membuat gue menangis. HA??! hehe,, simple sebenernya cuma bagi gue nggak se simple itu..

Tahun ini akan ada wisudaan. Bagi yang tahu pasti ngerti kenapa gue sedih untuk satu hal ini. Apalagi kalo ntar dalam tahun ini juga akan ada wisuda lagiii.. Astaga, gue ga tahu apa yang akan terjadi karena tangisan gue akan lebih gede karena kakak-kakak gue (anak 2007 tersayang) bakalan "out" dari kampus ini :(

Tahun ini juga insyaALLAH gue akan memasuki usia 20. AAAAAAAAAAAAAHHH!! Menuliskan angka 20-nya aja udah kesel. Gue masih nggak rela untuk menambahkan 1 tahun dari umur gue sekarang. Karena bagi gue, memasuki usia 20 sama dengan kita udah bukan dianggap anak2 lagi, kita udah dewasa, udah harus lebiiih daripada anak-anak usia belasan. (KAN MAKIN KESEL). Ya, usia nggak bisa diberhentiin kan, cuma ya gimana dong? Ga mau umur 20 :(

Yak, begitulah..
Semoga aja tahun ini nggak se-nightmare yang gue pikirkan dan semoga aja segalanya bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan apa yang gue cita2kan amiin :D

HAPPY NEW YEAR, ALL.. Semoga tahun ini bisa menjadi tahun yang terbaik dari tahun-tahun yang pernah kita jalani :D

22.11.10

Tik. Tok.

Hal yang paling bikin gue bahagia selama setengah tahun belakangan ini adalah TEMEN-TEMEN. Banyak hal baru, temen-temen baru yang gue dapatkan. Tak berbeda sebenernya dengan setengah tahun sebelum setengah tahun belakangan ini, cuma kali ini sensasinya beda!

Hal terbaik yang gue dapatkan selama setengah tahun belakangan ini adalah jam istirahat berlebih. Yah, ini tidak baik sebenarnya untuk kesehatan (karena segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik) tapi mau bagaimana itulah kenyataannya.

Banyak pengetahuan dan ilmu baru yang gue dapatkan dari para sahabat-sahabat gue. Banyak hal-hal menakjubkan lainnya. Ya, mungkin memang gue saat ini benar-benar menikmati masa-masa yang sempat missed pas beberapa tahun yang lalu, dimana kehidupan gue disibukkan dengan hal-hal yang gak penting (selain organisasi of course).

Kesenangan inilah yang agaknya mampu menyembuhkan gue sedikit demi sedikit dari hal yang dulu sempat susah gue ilangkan. Ditambah dengan sesuatu yang gue sebut THE GREATEST THING! Sesuatu itulah yang mampu membuat gue bertahan dan percaya sampe detik ini bahwa akan ada hasil yang manis dari semua perjalanan dan penantian panjang gue :)

Hingga pada akhirnya saat ini (dan mungkin dalam jangka waktu yang lama) akan tetap seperti ini. Hidup bebas dan menanti "HAL BESAR"

No Other

Pilihannya cuma dua:

TETAP BEGINI atau TIDAK SAMA SEKALI

21.11.10

THE VERY BEST FRIEND

Hidup memang misteri. Banyak hal yang tak pernah kita tahu kapan itu akan datang, apakah sesuatu akan bertahan, atau harus kandas di jalanan, hilang lenyap seperti asap?

Siapa sangka akan begini jadinya? Dahulu seperti rasanya sudah hopeless dan membiarkan semuanya mengalir saja. Siapa sangka aku bisa bertemu dengannya? Siapa yang menyangka akan bisa sedekat ini bahkan benar-benar sayang hingga aku tak bisa menggambarkannya. Sesuatu yang dulu sempat kupertanyakan "akankah aku memilikinya?".

Jika membuka kembali lembar demi lembar buku itu, akan kau temukan segalanya perjalanan untuk mencarimu. Bahkan aku sampai marah kepada Tuhan (ya Tuhan, ampuni aku) karena aku tak pernah mendapatkannya. Tapi kini aku mengerti, mengapa Tuhan begitu. Supaya aku sabar, supaya aku menikmati jalan yang telah Dia rancang dengan indah hingga seperti saat ini.

Kini waktunya aku bersyukur atas karunia-Mu, Tuhan. Aku telah Engkau berikan orang yang tepat, sangat tepat dan aku sangat sayangi. Engkau memberikanku lebih dari apa yang aku harapkan. Walaupun tak seperti cara orang-orang lain mengekspresikan kasih sayangnya, kita yakin bahwa apa yang kita yakini ini adalah nyata dan itu benar. This is our way. Noone can do the same. I believe :)

Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang mulia.
Kini telah Engkau berikan apa yang dulu aku ragukan.
Kini telah Engkau titipkan sebuah mutiara untuk disimpan di hatiku.
Dan inilah harta berhargaku selamanya..

dahulu = teman
sekarang = pacar

selamanya = sahabat





for my Lovely friend : ALANIA ROSARI :)

16.11.10

Senior gue?? Hmmm (thinking)

First! Buat senior gue yang baca postingan ini diharapkan membaca postingan secara cermat dan seksama.
Second! Dilarang mengeluarkan komentar2 yang tidak baik, dengan kata lain hanya komen pujian yang diterima disini (he he he)

Universitas Bakrie adalah nama kampus, yang terpilih secara acak dari berjuta2 kampus di dunia ini, yang kini gue tempati untuk menuntut ilmu. Tidak seperti kampus lain, kampus yang baru yaaa 5tahun berdiri ini tidaklah sebesar U*, I**, atau universitas lainnya ditempat lain khususnya Indonesia.

Kalau dilihat sekilas, orang-orang bakal memandang "aneh" kampus ini karena tempatnya hemm di lingkungan MALL *pertanyaan: apakah PF itu bisa dikategorikan mall?* Tapi walaupun begitu, suasana didalamnya sungguhlah hangat (sehangat minyak telon). Haha,,

Salah satu hal yang bikin gue betah ada di dalam kampus ini adalah adanya senior. Oops! Bentar dolo, perlu beberapa penjelasan lebih lanjut untuk hal ini agak tidak terjadi salah interpretasi. Senior gue disini beda cuiy dari senior kebanyakan. Banyak gue liat dimana-mana ya senior itu bener-bener menjaga wibawanya, sol-sok kaya senior yang harus dihormati. Yaaa, biar kesannya keren. Padahal jadinya biasa-biasa aja. Tapi beda sama yang disini. Mungkin karena baru kali ini gue bener-bener masuk ke dunia "persenioritasan" apa gimana, segala pemikiran gue dulu tentang senior-senior itu ilang!

Gimana nggak, #cumadiUnivBakrie gue dapatkan senior-senior yang gileeenya ga ketulungan. Ada yang autis lah, ada yang kaya anak2 (sikap ataupun face), ada yang hiperaktif, ada yang kutu buku banget, ada yang suka galau, ada yang hobinya jail, ada yang aaah macem2 lah. Dan mereka bersatu. Itu yang gue salut. Kayanya ga ada jurang pemisah antarprodi disana, mungkin karena dulunya satu kampus isinya mereka semua doang kali ya? hhe :D peace..

Satu hal terlintas dalam otak gue. "Ah~ ga lama lagi mereka udah mau wisuda aja. Mereka sekarang udah tingkat akhir, satu setengah semester lagi mereka jalani, setelah itu ciao! Gue ditinggal!!!!" (cry) Entah kenapa kalo gue mengingat2 akan hal itu jadi sedih sendiri.

Karena mereka lah yang bikin gue nyaman ada di kampus.
Karena care mereka lah gue bisa ceria.
Karena mereka yang selalu happy dan bisa bikin ketawa gue jadi nyaman.
Dan di kesempatan kali ini, satu hal yang ingin gue bilang untuk senior-senior gue tersayang,,

"Kalo udah tamat ntar, jangan lupain Ay yah,, junior paling lemot dan suka galau (katanya padahal nggak) ini. Sering2 main ke kampus dan keep contact. I love you all :* "

Yaaaa,, lah kan jadi mellow kalo udah mikir kaya gini. Intinya begitulah. Senior gue di Universitas Bakrie ini tiada duanya. Nomor 1 terbaik sedunia!!! :D
*harus dipuji biar dikasi permen* hhe








inilah senior2 gue yang suka jail hhe *oops

untuk slide foto lebih lengkap,,
http://ceritajingga.tumblr.com/






7.11.10

Amazing, Surprising, Woooow-ing!

Inilah ajaibnya sahabat :)
Udah lama ga chat, terus ga cerita-cerita lagi, sekalinya cerita malah heboh. Dan apa yang terjadi??
Luar biasa, diluar perkiraan dan sama sekali tidak dibuat-buat..

Kembar?
Hmm, ga tau deh apa karena kita udah lama bareng jadi nyambung (berasa kontak bathin) hha.

Kangen sahabat, kangen si Alan oh alaaaaaaaaaan,, *kiss hug mmuach